GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kreatif, Perajin Bantul Ini Ubah Limbah Kayu Jadi Kalung hingga Gelang

Pemilik usaha kerajinan mengungkapkan produk kerajinan miliknya adalah hasil perpaduan limbah kayu dengan resin bening. Usaha tersebut digeluti sejak 2018.
Sabtu, 6 Mei 2023 - 11:18 WIB
Perajin limbah kayu dan resin menunjukkan produk kerajinan yang dipajang di rumah produksinya di Karangweru, Tirtomulyo, Kretek, Bantul, DIY. (ANTARA)
Sumber :
  • ANTARA

Bantul, tvOnenews.com - Perajin asal Karangweru, Kelurahan Tirtomulyo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengolah limbah kayu menjadi beraneka kerajinan bermanfaat yang memiliki nilai ekonomis.

Isnu Pradana, pemilik usaha kerajinan mengungkapkan dalam mengolah limbah kayu menjadi aneka produk kerajinan, pihaknya memadupadankan dengan resin bening.

"Produk kerajinan kayu dan resin kami yang paling utama kalung sama gelang, kemudian casing handphone, lampu, dan hiasan dinding," katanya, Jumat (5/5/2023).

Produk kerajinan lain yang dihasilkan juga ada atap meja berbentuk bulat. Produk ini masih terbatas menyesuaikan permintaan konsumen.

Dia mengatakan, resin bening yang berbentuk cair memang bisa melekat pada berbagai kayu, sehingga sifat itu yang menjadi keunggulan resin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses singkatnya, kayu yang sudah dibentuk disatukan dengan resin cair untuk kemudian dipadatkan.

"Menariknya itu kalau resin bisa seperti kaca, jadi terlihat ada unsur kayu juga, elegan dan modern, kita dapat limbah kayu dari sekitar sini misal dari pembuatan pintu, membuat furniture itu kita ambil kayu bekasnya," katanya.

Pemuda yang menggeluti usaha kerajinan sejak 2018 tersebut, saat ini sudah memiliki empat orang karyawan.

Produk kerajinan dijual dengan harga kisaran Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu untuk gelang dan kalung.

Kemudian casing handphone dijual berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per buahnya.

Sementara meja dijual dengan harga ratusan ribu per buah, dikarenakan proses pembuatan membutuhkan waktu tiga sampai empat hari.

"Untuk pemasaran sudah melalui offline sama online, yang online di beberapa market place, dan media sosial, sementara yang offline ada di beberapa tempat wisata, bandara YIA (Yogyakarta Internasional Airport), kafe dan restoran. Untuk ekspor belum," katanya.

Dia mengaku, dalam setiap bulan bisa memproduksi sekitar 200 buah beraneka kerajinan dari limbah kayu dan resin.

Pendapatan dari hasil penjualan berkisar antara Rp 5 juta sampai Rp 20 juta.

"Untuk pasar termasuk bagus, saat pandemi kemarin kita masih bisa berjalan, karena kita mengandalkan online. Setelah itu kita berinisiatif kerja sama dengan beberapa tempat wisata, yang paling banyak laku itu kalung sama gelang," ungkapnya. (Ant/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT