News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tio Pakusadewo Blak-blakan soal Pakai Narkoba Selama 25 Tahun, Akui Pengalaman Dikurung di Sel Tikus

Aktor senior Tio Pakusadewo ungkap pengalaman yang tidak bisa dilupakan saat harus dipenjara dan terjerat kasus narkoba hingga usaha lepas dari kecanduan.
Sabtu, 15 April 2023 - 16:31 WIB
Tio Pakusadewo cerita bagaimana susahnya lepas dari kecanduan narkoba.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube TS Media

Jakarta, tvOnenews.com - Aktor senior Tio Pakusadewo menceritakan pengalamannya yang tidak bisa dilupakan saat harus dipenjara kedua kalinya. Usai terjerat kasus narkoba hingga usaha lepas dari kecanduan selama 25 tahun.

Tio Pakusadewo baru saja merilis buku yang berjudul BUI, buku dengan genre fiksi dan cerita pengalaman mendekam di penjara selama dua kali karena terjerat kasus narkoba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Tio Pakusadewo dua kali mendekam dalam penjara yakni pada tahun 2017 dan 2020 karena kasus narkoba.

Tio Pakusadewo menceritakan pengalamannya untuk lepas dari pengaruh dan kecanduan narkoba yang terjadi 2 tahun yang lalu menimpa dirinya.


Aktor Tio Pakusadewo.

"Aku mengalami kalau kata bu Jajang tolol katanya, tapi kalau kata gua takdir karena. Tolol adalah perbuatannya tidak bisa melepaskan narkoba di usia yang sudah agak lanjut, memang agak tolol," ujarnya yang dilansir dari tayangan Youtube TS Media.

"Tapi nggak ada yang mau bertahan begitu lama juga, karena kalau dia tahu bagaimana fightingnya untuk bisa lepas dari itu gila-gilaan juga," sambungnya.

Aktor laga The Raid ini mengungkapkan bahwa dirinya bukannya hanya diam dan tidak berusaha untuk lepas dari jeratan narkoba dan berhenti.

"Takdirnya memang Tuhan, aku harus masuk ke dalam tempat yang gelap sehingga bisa melihat terang yang sesungguhnya seperti apa," tuturnya.

Tio Pakusadewo ungkap pengalaman memakai narkoba selama 25 tahun

Pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Tumenggung Irwan Susetyo Pakusadewo ini menceritakan pengalamannya dengan berbagai jenis narkoba.

"Up and down sebetulnya, dari umur 13 tahun sudah tahu ganja dan terus waktu SMP sudah coba pakai boti obat-obatan (Dumolid, Lexotan)," tuturnya.

"Terus menerus selama bertahun-tahun, tapi nggak addict yah, SMP SMA masih minum dan lain-lain itu terus berjalan sampai menikah." tambahnya.

Tio Pakusadewo mengaku bahwa sejak duduk di bangku kuliah dirinya tidak pernah menyentuh barang haram narkoba.

"Setelah menikah shits happens, mulai lagi gua terjun bebas, ketika terjun bebas itulah ternyata hari itu di seluruh Indonesia di Bom sama mafia drugs kali ya, karena dianggap pasar terbesar," bebernya.

Aktor berusia 59 tahun tersebut menyatakan  kala itu semua orang pergi ke disko dan pakai pil inex, sangat gampang untuk didapatkan serta hukumnya masih belum terlalu berat.

"Dari situlah, kecanduan akhirnya terus waktu berjalan ternyata udah 25 tahun, nggak sadar udah tahunan kalau kata slank gitu,: ungkapnya.

"Di tahun ke 10 rasanya udah nggak mau, udah nggak pingin, tapi nggak bisa lepas," tambahnya.

"Apa rasanya? sakau gitu ya?" tanya Luna Maya.

"Sakit karena saya brutal sih makenya semua ya, nggak dibatasin tuh, putaw pake, sabu pake, ganja, alkohol, drugs, semua deh you name it," bebernya.

Tio Pakusadewo masuk dalam sel tikus


Aktor Tio Pakusadewo. (Intip seleb)

Tio menceritakan ketika dirinya dimasukkan ke sel tikus saat terjerat kasus narkoba untuk kedua kalinya.

"Gua dikirim ke sel tikus, sel tikus tuh penjara di dalam penjara," ujarnya.

"Kenapa om dikirim ke situ?" tanya Luna Maya.

"Karena gua berontak, karena gua menolak keadaan itu, mereka nggak seneng sipirnya," jelasnya.

Mantan suami Yvone Ligaya Simorangkir ini membeberkan suasana dan kondisi dari dari sel tikus tersebut.

"Ukuran 1,5 meter, panjangnya 3 meter dan tingginya sekitar 2 meter setengah. Sepanjang 3 meter itu, ada dipan dari dipan setengah meter dan ada tempat pup dan buat mandi ada bak kecil gitu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cuman isinya 9 orang gitu, jadi elu nggak bisa tidur, gua tidurnya berdiri, kepala kita ikat pake tali rame tuh tempelin ke jeruji tuh, supaya gak jatuh, 10 hari gua di situ," pungkasnya. (ind)

Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT