News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ajaib, Tersebar Video Ibu Ida Dayak Bikin Wanita yang Tuna Wicara dan Tuli Langsung Bisa Dengar dan Bicara, Padahal Ia Hanya.......

Nama Ibu Ida Dayak belakangan viral karena disebut-sebut mampu menyembuhkan beragam penyakit. Bahkan belakangan tersebar video bahwa Ibu Ida Dayak mampu.....
Selasa, 4 April 2023 - 13:06 WIB
Ida Dayak saat melakukan praktik penyembuhan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Petualang Ibu Dayak

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Ibu Ida Dayak mendadak viral di media sosial karena disebut-sebut mampu menyembuhkan beragam penyakit.

Bahkan dilansir dari akun YouTube Petualang Ibu Dayak, perempuan yang bernama asli Ida Indriyani ini mampu membuat seseorang yang tuli dan tuna wicara jadi bisa berbicara dan mendengar. Dalam video tersebut tampak seorang perempuan muda mengenakan kerudung berwarna hitam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perempuan berjilbab hitam ini datang bersama sang ayah bersama sang ayah ke praktik pengobatan Ibu Ida Dayak.

Nggak dengar dia buk,” ungkap ayah dari pasien berjilbab hitam ini kepada Ibu Ida Dayak.

Melihat hal ini Ibu Ida Dayak lantas memegang kepala sang perempuan dengan jilbab hitam ini.

“Ikutin mulut baru dia ngerti, Buk. Telinganya susah dengar, Ibuk,” ungkap ayah dari Ibu Ida Dayak.

Mengetahui penjelasan dari sang ayah pasien tersebut, Ibu Ida Dayak lantas mengoleskan minyak bintang pada leher pasien. Tak lupa, Ibu Ida Dayak juga melakukan pemijatan dan pengurutan secara halus pada bagian leher.

Prosesi pengobatan ini hanya dilakukan selama beberapa menit oleh Ibu Dayak. Secara mengejutkan, ternyata sosok perempuan muda berjilbab ini mulai bisa berbicara meskipun terbata-bata. Ibu Ida Dayak bahkan juga mengajari remaja perempuan ini untuk berbicara.

Ibu Ida Dayak mengajarkan untuk berbicara beberapa kata sederhana seperti mama, papa, satu, dua, dan saya. Setelah itu, Ida Dayak menyemprotkan cairan seperti air ke wajah serta leher si pasien perempuan.

“Sudah pendengarannya sudah saya sambung, syaraf telinga, syaraf gendangnya sudah bisa dengar,” ungkap Ida Dayak.

Profil Ida Dayak

Ida Dayak sebenarnya memiliki nama asli Ida Andriyani. Dirinya lahir dari Pasir Belengkong, Kabupaten Passer, Kalimantan Timur pada Juli 1972. Nama Dayak tersermat di belakang nama panggilannya lantaran ia kerap mengenakan pakaian adat suku Dayak ketika melakukan praktik pengobatan.

Bukan hanya pakaiannya, Ida bahkan juga mengenakan aksesoris kepala khas masyarakat Dayak. Ketika melakukan pengobatan Ida Dayak biasanya akan memulai dengan melafalkan kalimat tauhid Lailahaillallah dan basmalah.

Pelafalan kalimat tauhid dan basmalah ini dilakukannya untuk menunjukkan bahwa kesembuhan hanya berasal dari Allah SWT. Diketahui Ibu Ida Dayak kini telah berusia 51 tahun dan menganut agama Islam.

Karena viralnya jasa yang ditawaran, tidak heran jika banyak orang yang datang ketika Ibu Ida Dayak membuka praktik pengobatan, bahkan antrian pasiennya bisa sampai ribuan dalam sekali kedatangan.

Karena kemampuannya yang luar biasa dalam mengobati pasien, Ibu Ida Dayak kerap disebut sebagai wanita sakti. Selama proses penyembuhan Ida Dayak hanya menyentuh bagian tubuh pasien yang sakit.

Ia juga tidak membutuhkan banyak alat untuk membantu mengobati pasien-pasiennya.

Cara Ida Dayak mengobati pasien

Ketika ritual pengobatan, Ida Dayak kerap menggerakan anggota tubuhnya dengan melakukan pemijatan pada bagian tubuh yang merasa sakit atau bermasalah. Ia lantas memberikan olesan minyak berwarna merah atau yang kerap disebut dengan minyak bintang.

Hingga kini penyakit yang telah diobati Ida Dayak bukan ‘kaleng-kaleng’. Ibu Ida Dayak bisa menyembuhkan penyakit biasa hingga penyakit yang terkadang tidak bisa disembuhkan oleh pihak medis.

Misalnya, ia bisa meluruskan tulang yang menonjol dan bengkok tanpa peralatan medis. Biasanya untuk tulang bengkok dan menonjol, Ida Dayak hanya akan melakukan pengurutan dan penarikan sederhana saja.

Bahkan, proses penyembuhan ini hanya berlangsung dalam hitungan menit. Dalam salah satu videonya, Ida bahkan hanya membutuhkan 7 menit untuk menyembuhkan penyakit. Selama ini ide berkeliling dari pasar ke pasar untuk menawarkan pengobatan alternatifnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun karena kini sudah terkenal, Ida sudah berkeliling ke berbagai wilayah mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Meski demikian jika Anda ingin melakukan pengobatan alternatif sebaiknya lebih teliti, ya. Karena tidak semua pengobatan alternatif aman untuk dilakukan. Jika perlu, lakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum menjajal pengobatan alternatif. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT