News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Formasi CPNS 2023 Berlimpah, Pastikan Sudah Kuasai 3 Tahapan Seleksi agar Bisa Lolos

Ada 3 tahapan yang harus dilalui oleh peserta CPNS 2023, jangan sampai belum tahu tentang 3 tahapan seleksi CPNS 2023 agar memperbesar peluang lolos seleksi.
Sabtu, 18 Maret 2023 - 17:52 WIB
CPNS 2023, tahapan seleksi yang harus diketahui
Sumber :
  • web SSCASN

tvOnenews.com - Persiapkan diri sebaik mungkin karena pelaksanaan CPNS 2023 sudah semakin dekat.

Ada 3 tahapan seleksi yang perlu diketahui agar bisa memperbesar peluang lolos CPNS 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata, sejak pengisian data sudah dilakukan proses seleksi CPNS 2023 sehingga tidak boleh sampai salah.

Apa saja tahapan seleksi CPNS 2023 yang harus diketahui?

tvonenews

Seperti dilansir tvOnenews.com dari berbagai sumber, pada CPNS 2023 rencananya akan tersedia 24.419 formasi pada bidang kejaksaan, kehakiman, intelejen, dan talenta digital.
 
Sementara lebih dari 1 juta formasi disiapkan untuk PPPK di instansi pusat dan daerah.

Berikut 3 tahapan seleksi CPNS 2023:

1. Seleksi Administrasi

Inilah tahapan pertama dalam CPNS 2023 yang terdengar remeh tapi justru sangat menentukan.

Tidak sedikit peserta yang gagal karena tidak teliti dalam proses pendaftaran.

Pasalnya, tidak ada kesempatan untuk mengoreksi data pribadi begitu menyelesaikan pendaftaran secara online.

Di antara kesalahan yang sering ditemukan adalah ketidaksesuaian kualifikasi pendidikan.

Misalnya, mendaftar di formasi dengan kualifikasi pendidikan S1 ilmu hukum tapi peserta memiliki pendidikan S1 ilmu komunikasi.

Maka yang demikian sudah dipastikan gagal.

Alur pendaftaran CPNS 2023 dimulai dari pembuatan akun dan pengisian data serta unggah dokumen persyaratan di portal SSCASN.

Panitia akan melakukan verifikasi data apakah sudah sesuai dengan yang dibutuhkan instansi sesuai persyaratan.

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Setelah lulus seleksi administrasi, peserta berhak untuk lanjut ke SKD dan harus bersaing dengan peserta lainnya.

SKD terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Karakteristik Kepribadian (TKP), dan Tes Intelegensi Umum (TIU).

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Jika dinyatakan lolos SKD, maka peserta akan lanjut ke tahap SKB.

Pelaksanaan SKB bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan instansi, ada yang menggunakan wawancara, tes fisik, psikotes hingga CAT.

Untuk penilaian akhir, nanti akan digunakan nilai SKD dengan bobot 40 persen dan SKB dengan bobot 60 persen.

Pastikan sudah paham alur seleksi CPNS 2023 agar dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dari sekarang.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMIPJ3Qowko3TAQ?hl=id&gl=ID&ceid=ID%3Aid
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT