News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Polisi Ngamuk Hancurkan Mobil Pakai Senjata, Diduga Punya Masalah Ini..

Beredar luas sebuah video di media sosial soal viral polisi ngamuk hancurkan mobil pakai senjata di Kendal, Jawa Tengah, Polisi beri klarifikasi, (17/2/2023)
Jumat, 17 Februari 2023 - 09:22 WIB
Beredar luas video viral polisi ngamuk hancurkan mobil pakai senjata, Jumat (17/2/2023).
Sumber :
  • Tangkapan layar @memomedsos

Jakarta, tvOnenews.com - Beredar di media sosial soal viral polisi ngamuk hancurkan mobil pakai senjata di Kendal, Jawa Tengah, Jumat 17/2/2023)

Viral sebuah video pengendara mobil di Kendal, Jawa Tengah, yang tiba-tiba mengamuk dan menggebuki mobilnya sendiri hingga kacanya hancur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tambah bikin kaget warga, pengendara tersebut menggebuki mobilnya mobilnya memakai bedil atau senjata laras panjang.

Dalam video yang beredar luas di media sosial Instagram, memperlihatkan seoranng pria naik di atas kap mesin mobilnya, menghancurkan kaca mobilnya dengan membenturkan senjata laras panjang.

Peristiwa itu tejadi pada Rabu (15/2) kemarin, di Desa Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. 

Menurut warga setempat, pengendara yang anggota polisi dari Polda Jawa Tengah itu, melintas mengendarai mobil Honda merah dengan nomor polisi H 9124 AV.


Detik-detik polisi mengamuk hancurkan mobilnya menggunakan senjata laras panjang. 

Ia melaju kencang di jalan yang tak begitu lebar. Warga pun coba mengingatkan. Tapi tiba-tiba pelaku masuk ke selokan di pinggir jalan. Ia kemudian turun membawa senjata laras panjang.

Dan tak disangka, ia naik ke kap mesin mobil lalu menghancurkan kaca depan mobilnya dengan senjata yang ia bawa.

Belum cukup. Setelah merusak mobilnya bisa dinaikkan lagi ke jalan dengan dibantu warga, oknum polisi tersebut kembali berulah dengan menabrak motor warga yang melintas. Bahkan ia juga sempat mencoba membakar mobilnya dengan bensin, tapi bisa dicegah.

Menurut warga, saat diamankan pelaku mengaku anggota polisi dari Polda Jawa Tengah. 

"Saat itu saya dengar suara mak grobyak gitu. Terus saya lihat mobil itu melaju dan dikejar masyarakat. Mobilnya waktu sampai sini sudah kondisi rusak. Dan saat ditanyai di situ itu, ia ngaku dari Polda," kata Muso, warga setempat yang dilansir dari VIVA.

Oknum polisi tersebut kemudian diamankan di Polsek Limbangan Kendal, dan diserahkan ke Paminal Polda Jawa Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viral polisi ngamuk hancurkan mobil pakai senjata, Polda Jateng: punya masalah keluarga


Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iqbal Alqudusy.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT