News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seru! Wisatawan Malioboro Diajak Lomba Permainan Tradisional

Permainan tradisional yang dewasa ini mulai ditinggalkan, kembali terasa hegemoninya di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta.
Rabu, 14 Desember 2022 - 14:00 WIB
Sejumlah wisatawan di Malioboro Yogyakarta mengikuti berbagai perlombaan permainan tradisional.
Sumber :
  • tim tvone/nuryanto

Yogyakarta, DIY - Permainan tradisional yang dewasa ini mulai ditinggalkan, kembali terasa hegemoninya di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta. Hiruk pikuk turis di kawasan pedestrian pun semakin berwarna, sering hadirnya agenda Wisata Berbudaya Sabtu Kliwon yang penuh ingar bingar.

Berlangsung di trotoar sisi barat, atau di depan gerai Hamzah Batik Malioboro, sejumlah permainan dengan bahan baku kayu, yang pernah populer pada masanya disajikan secara komplet. Mulai dari egrang, bakiak, pletokan, gangsing bunyi, dan lain sebagainya, dapat dimainkan langsung oleh pelancong yang melintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terang saja, wisatawan yang penasaran pun begitu antusias memainkan deretan mainan jadul tersebut, meski beberapa sempat mengalami kesulitan. Untuk menggugah semangat para pelancong, Hamzah Batik Malioboro yang menginisiasi kegiatan tersebut, telah menyediakan hadiah menarik bagi peserta lomba.

Seperti Roman (36) misalnya, wisatawan yang datang dari Temanggung, Jawa Tengah yang sempat mengalami kesulitan saat hendak memainkan egrang. Padahal, ia mengaku, semasa anak-anak hingga beranjak remaja, permainan egrang begitu akrab dimainkan bersama rekan-rekan sejawatnya, selepas pulang sekolah.

"Mungkin, karena belasan tahun nggak main egrang lagi, tadi sempat kesulitan, waktu naik itu kok rasanya nggak imbang. Tapi, setelah coba wira-wiri sebentar, lancar lagi, jadi pe-de ikut lombanya," cetusnya.

Selain egrang, wisatawan berbagai usia, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia, turut memeriahkan lomba bakiak yang digelar secara berkelompok, antara dua sampai tiga orang. Turis-turis yang usianya masuk kategori uzur pun tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia, diberi kesempatan untuk bernostalgia.

"Tentu senang sekali, rasanya seperti nostalgia zaman masih anak-anak dulu. Sekarang sudah sangat jarang kan anak-anak mainan tradisional, mereka lebih suka mainan handphone, ya," ungkap Sutrisna, pelancong asal Bogor yang singgah bersama keluarganya.

Sementara itu, perwakilan Sanggar Kenyo Cengkir, yang memfasilitasi permainan tradisional ini, Kumara, menjelaskan, pihaknya ambil bagian dalam agenda ini, dengan tujuan pelestarian. Pasalnya, ia tak menampik, belakangan semakin jarang anak-anak yang terlihat memainkan egrang, bakiak, maupun gangsing.

"Supaya wisatawan, khususnya yang masih muda-muda itu kenal sama permainan tradisional yang dulu mungkin dimainkan orang tua mereka. Bisa dibilang sekarang ini sudah hampir punah. Jadi, lewat agenda ini coba kita kenalkan lagi ke mereka," urainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kumara memamparkan, untuk memainkan permainan tradisional seperti itu, tidak dibutuhkan keterampilan khusus, meski pada awalnya dibutuhkan penyesuaian dan ketelatenan. Misal permainan egrang yang butuh penyeimbangan diri, atau bakiak yang menuntut satu kesatuan irama langkah dengan rekan satu tim.

"Awalnya memang agak susah. Tapi, lama-lama kalau sudah ketemu dengan pola dan kunci permainannya pasti asyik sendiri. Tadi banyak kan itu, yang sampai ketagihan main berkali-kali," terangnya. (Nur/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT