News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resto Unik di Tengah Kota Yogyakarta, Santap Kuliner Sambil Menyaksikan Tarian Jawa Klasik

Membuat sanggar di tengah restoran adalah terobosan baru di dunia bisnis kuliner. Selama ini, di berbagai daerah yang punya tari-tarian khas pun belum pernah dijumpai perpaduan nan unik semacam ini.
Senin, 1 Agustus 2022 - 13:51 WIB
Pengunjung dan wisatawan menikmati sajian kuliner sambil menyaksikan tarian klasik, di Raminten Kitchen, Yogyakarta.
Sumber :
  • tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY -  Menikmati kuliner khas Yogyakarta sambil menyaksikan tarian klasik bisa menjadi pilihan wisatawan berakhir pekan. Hal itu disajikan oleh salah satu resto di kawasan kuliner Kotabaru yang mengajak pengunjungnya untuk menikmati sensasi tersebut. 

Tak hanya itu, pengelola bahkan membangun sanggar tari klasik di tengah restorannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesenian asli Yogyakarta, khususnya seni tari, belakangan mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Hal tersebut coba diantisipasi oleh Raminten Kitchen, dengan membuka sanggar seni tari untuk anak-anak, sekaligus memberi panggung di hadapan para wisatawan.

Suasana Raminten Kitchen yang ada di kawasan Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (28/7/22) malam lalu, terlihat lebih ramai dari biasanya. Pembukaan sanggar tari yang ditandai dengan penampilan para mentor, benar-benar sanggup mengundang antusiasme dari pelancong.

Mengusung nama Anindyaswari, nantinya sanggar tersebut siap melatih anak-anak usia 7-14 tahun. Dengan perpaduan sajian tari dan wisata kuliner, para murid sanggar pun tidak sekadar berlatih semata. Namun, mereka juga difasilitasi panggung untuk menunjukkan hasil pembelajaran.

Manajer Raminten Kitchen, Tanvie Dinutami, mengatakan, membuat sanggar di tengah restoran adalah terobosan baru di dunia bisnis kuliner. Ia menuturkan, selama ini, di berbagai daerah yang punya tari-tarian khas pun belum pernah dijumpai perpaduan nan unik semacam ini.

"Saya lihat belum ada, ya, restoran yang punya sanggar tari. Biasanya cuma penampilan saja, tapi nggak ada sanggar untuk tempat berlatih penarinya kan," ungkapnya.

Dengan lokasi restoran yang berada di pusat kota, dan tidak jauh dari Tugu Pal Putih, ataupun Malioboro, Tanvie meyakini, panggung tari ini mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan. Dengan begitu, anak-anak di sanggar pun makin antusias berlatih, demi menyuguhkan tarian terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena tujuan kami memang menggugah rasa cinta anak-anak muda pada budaya Jawa. Makanya, kalau sanggarnya sudah jalan, mereka nanti kita wadahi, ya, untuk tampil di hadapan wisatawan secara langsung," tandasnya.

Sementara itu, Owner The House of Raminten, Hamzah Sulaeman, atau yang dikenal juga dengan nama Kanjeng Nindyo, menyampaikan, dewasa ini wisatawan semakin sulit menemukan sajian seni tradisional. Padahal, mereka sangat berkeinginan untuk menyaksikan langsung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT