News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agrowisata Mina Padi di Kendal, Jalan-Jalan Sambil Mengedukasi Anak

Desa wisata Pakis di Limbangan, Kendal, Jawa Tengah terus mengembangkan potensi wisatanya. Salah satunya adalah agrowisata yang berhubungan dengan pertanian.
Senin, 28 Maret 2022 - 12:22 WIB
Kawasan wisata mina padi di lereng Bukit Merangan, Limbangan, Kendal, Jawa. Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Kendal, Jawa Tengah - Desa wisata Pakis di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah terus mengembangkan potensi wisatanya. Salah satunya adalah agrowisata yang berhubungan dengan pertanian.

Setelah berhasil memanfaatkan sawah bengkok desa menjadi wisata Gubug Lereng Merangan yang viral di media sosial, pokdarwis setempat kini mengembangkan wisata mina padi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut ketua Pokdarwis Desa Pakis, Hendri, wisata mina padi merupakan kreatifitas anak muda desa untuk mengoptimalkan potensi di lereng Merangan. Lahannya menempati areal sawah bengkok yang dipakai untuk membangun gubug wisata dan jembatan bambu wisata.

Di sela-sela sawah dibuat kolam yang menyatu dengan tanaman padi. Di situlah ikan-ikan ditebar dan dibudidayakan. Adanya ikan yang hilir mudik diantara jalan bambu dan sawah menjadi daya tarik tambahan terutama bagi anak-anak. Mereka juga bisa memberi makan ikan dengan membeli pakan di loket.

"Ini memang sudah kita desain setelah wisata gubug dan gardu pandang di tengah sawah banyak dikunjungi wisatawan. Lalu kita coba memadukannya dengan budidaya mina padi. Ternyata menarik. Ke depan akan kita buat juga gubug khusus untuk kuliner ikan sehingga wisatawan bisa menikmati kuliner dengan suasana sawah dan pedesaan," jelasnya.

Wisatawan yang datang berkunjung mengaku senang adanya ikan-ikan yang dipelihara menjadi satu dengan sawah. Dengan begitu mereka bisa memberikan edukasi kepada anak-anak yang mereka ajak. Tentang bagaimana memanfaatkan sawah tak hanya untuk menanam padi tapi juga bisa untuk memelihara ikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kita bisa kasih tahu kan ke anak-anak, ini lho ikan bisa dipelihara di sini juga sehingga airnya bisa digunakan maksimal. Juga kita kasih tahu kalau di bawah ada ikan yang hidup, itu berarti tanaman padinya bebas dari pupuk kimia dan pestisida yang bisa meracuni ikan," kata Artati, wisatawan yang mengajak keluarga jalan-jalan ke lereng Bukit Merangan Kendal.

Destinasi wisata ini juga cocok untuk rest area karena lokasinya berada di jalur wisata antara Boja Kendal dengan Bandungan dan Gedongsongo di Kabupaten Semarang. Selain hawanya sejuk, wisatawan juga bisa beristirahat di gubug-gubug bambu sambil menikmati panorama sawah dan pegunungan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT