News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengintip Lebih Dekat Wisata Edukasi Quran, Pengunjung Akan Diajak Mengenal Sejarah hingga Proses Pembuatan Al-Quran

Wisata Edukasi Quran jadi sebuah kegiatan inspiratif yang ajak siswa untuk pahami proses pembuatan Al-Quran sekaligus tanamkan cinta terhadap Quran sejak dini.
Kamis, 12 Desember 2024 - 19:27 WIB
MIT Raudlatull Ulum telah mengikuti program Wisata Edukasi Quran yang digagas oleh Fatijja Quran.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fatijja Quran, dibawah naungan PT Fatijja Nusantara Inovasi menggagas Wisata Edukasi Quran.

Wisata ini menjadi sebuah kegiatan inspiratif yang mengajak siswa untuk memahami proses pembuatan Al-Quran sekaligus menanamkan cinta terhadap Quran sejak dini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siswa-siswi MIT Raudlatull Ulum juga mengikuti program Wisata Edukasi Quran.

Anak-anak dikenalkan soal perjalanan panjang Al-Quran, mulai dari perancangan desain, proses pencetakan, hingga distribusi ke berbagai penjuru Indonesia.

tvonenews

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya mengenal Al-Quran secara fisik, tetapi juga memahami nilai dan pesan yang terkandung di dalamnya. Kami ingin menanamkan kebanggaan dan tanggung jawab pada generasi muda untuk mencintai dan mengamalkan Al-Quran,” ujar Direktur PT Fatijja Nusantara Inovasi, Niar, dalam keterangannya, Kamis (12/12/2024).

Dalam rangkaian kegiatan Wisata Edukasi Quran, pengunjung akan diajak untuk menyaksikan langsung proses pembuatan Al-Quran, mulai dari desain, pencetakan, hingga pengemasan, guna menumbuhkan rasa apresiasi terhadap Al-Quran dan para pelaku di balik proses pembuatannya.. 

"Mereka juga menikmati sesi dongeng inspiratif yang menceritakan sejarah turunnya Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW, disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami untuk memperkuat pemahaman spiritual mereka," terang dia.

Selain itu, pengunjung akan mengikuti kegiatan baca tulis Al-Quran yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca dan menulis huruf hijaiyah dengan metode yang menarik dan interaktif. 

"Sebagai pelengkap, para siswa juga diajak untuk ikut dalam permainan edukatif, sehingga memberikan motivasi kepada mereka untuk lebih semangat lagi dalam mempelajari Al-Qur'an dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Kepala Madrasah MIT Raudlatul Ulum, Ida Maulida S.Pd.I menambahkan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman luar biasa bagi siswa. 

"Mereka belajar tentang proses pencetakan Al-Quran sekaligus memahami betapa pentingnya menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui Al Quran ini. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga merasa terinspirasi untuk lebih dekat dengan Al-Quran," kata Ida Maulida.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT