News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tempat Wisata di Banyuwangi

Tempat wisata di Banyuwangi terus bertambah setiap tahunnya. Potensi wisatanya kian menggeliat karena dibangun oleh warga setempat bersama pemerintah setempat
Jumat, 14 Januari 2022 - 16:54 WIB
Kawanan mamalia sedang bersantai di Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi
Sumber :
  • internet

Namun demikian, buat kamu yang tidak hobi berselancar, Pantai Plengkung masih layak untuk dikunjungi. Namun berbeda dengan pantai lain, karena bagian barat pantai tertutup tebing maka pemandangan spektakuler disini justru datang saat matahari terbit. Kamu juga bisa melakukan aktivitas seru lainnya seperti trekking, snorkeling, memancing, caving, atau melihat penangkaran penyu.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hutan De Djawatan

Suasana magis begitu terasa saat memasuki salah satu tempat wisata di Banyuwangi ini. Bagaimana tidak, kamu langsung disuguhi pemandangan spektakuler dari pohon-pohon trembesi yang sudah ada bahkan jauh sebelum masa republik ini berdiri.

Hutan De Djawatan yang berlokasi di Kecamatan Cluring ini memiliki ratusan batang pohon trembesi. Perum Perhutani yang mengelola hutan ini bahkan menyebut sebagian pohon-pohon ini berusia hingga 200 tahun. Saking tuanya, dahan dan puncak pohon ini tampak seperti menyatu dan menyerupai kanopi. Keindahan dan kesejukan itulah yang memancing ribuan wisatawan setiap tahunnya untuk bersantai disini.

Lokasi ini memang cukup jauh dari pusat kota Banyuwangi, tepatnya sekitar 45 kilometer atau setara perjalanan 60 menit. Namun pemandangan dan pengalaman yang bisa didapatkan disini begitu luar biasa sehingga rasanya sayang sekali untuk dilewatkan

 

Padang Savana Sadengan

Lokasi ini sebenarnya masih merupakan bagian integral dari Taman Nasional Alas Purwo, tepatnya bagian barat taman nasional tersebut. Namun lokasi ini menjadi menarik karena fungsinya bagi fauna setempat karena Savana Sadengan memang diperuntukkan sebagai feeding ground atau padang penggembalaan mamalia besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi di Savana Sadengan, banteng dan kijang yang sedang makan dan bersantai dengan latar belakang perbukitan batu gamping menjadi pemandangan yang lazim. Tak hanya dua jenis hewan tersebut, jika kamu beruntung kadang kamu juga bisa melihat kawanan rusa, babi hutan, ajag, dan merak serta jalak putih dalam area ini.

Keanekaragaman hayati dalam ekosistem padang savana ini tak hanya membuat wisatawan dan pecinta alam berdecak kagum, namun juga membuat para peneliti dan fotografer berlomba-lomba mendatangi tempat ini. Tak jarang peneliti dan mahasiswa dari berbagai belahan dunia mengunjungi tempat ini untuk melakukan penelitian.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT