News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menikmati Gubug Lereng Merangan, Sisi Indah Desa Wisata Pakis Kendal

Desa Pakis berada di Kecamatan Limbangan, Kendal, Jawa Tengah. Posisinya di sisi barat lereng Gunung Ungaran, pada ketinggian 800 meter dari permukaan laut.
Rabu, 29 Desember 2021 - 10:27 WIB
Wisatawan menikmati gubug dan gazebo di tengah sawah di Desa Wisata Pakis, Kendal, Jawa Tengah
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Kendal, Jawa Tengah - Desa Pakis berada di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Posisinya di sisi barat lereng Gunung Ungaran, pada ketinggian 800 meter dari permukaan laut. Maka tak heran jika udara di desa sangat sejuk dan segar. 

Keindahan alam menjadi daya tarik desa Pakis di Kendal ini, sehingga pemerintah desa setempat bersama pokdarwis mengembangkannya menjadi desa wisata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah kita sudah dapat SK dari Pemerintah Kabupaten Kendal baik desa wisatanya maupun Pokdarwisnya, sehingga kita sekarang lebih semangat lagi bergerak untuk membangun wisata di Pakis," jelas Hendri, ketua Pokdarwis Desa Pakis Limbangan, Kendal. 

Ada beberapa spot yang bisa dikunjungi. Antara lain air terjun, perkebunan alpukat, hutan pinus, dan yang paling baru adalah deretan gazebo yang dibangun desa untuk menikmati keindahan sawah yang membentang indah.

Pokdarwis setempat menamai gazebo tengah sawah tersebut dengan Gubug Lereng Merangan. Mereka memanfaatkan sawah bengkok milik desa untuk membuat destinasi wisata tanpa mengurangi manfaat sawah sebagai lahan pertanian.

Lokasi Gubug Lereng Merangan juga sangat mudah dijangkau karena berada persis di tepi jalan yang menghubungkan Kendal dengan kawasan wisata Bandungan di Kabupaten Semarang.

Menurut ketua Pokdarwis Desa Pakis Hendri, destinasi wisata ini termasuk baru karena mulai dibuka pada bulan April 2021. Meski di awal masih terdampak pandemi, sekarang setelah kondisi membaik dan status PPKM Kendal sudah di level 1,  pengunjung pun mulai berdatangan.

"Kalau tiap harinya itu sore ya yang pada datang. Yang ramai itu Sabtu-Minggu atau hari libur, dari pagi sampai sore banyak yang berwisata ke sini," jelasnya.

Terdapat 5 gazebo atau gubug besar yang dibangun di tengah sawah. Selain itu ada juga 2 anjungan untuk bersantai. Untuk sampai di gubug dan anjungan, wisatawan akan meniti jembatan bambu panjang yang dibuat berbelok-belok. Dari sini pemandangannya sangat mengesankan.

Wisatawan bisa berswafoto dengan latar belakang sawah dan gubug-gubug bambu. Apalagi jika pas padi menguning dengan bulir-bulirnya yang bernas. 

"Kebetulan kami baru saja panen raya, hasil benih padi bantuan Badan Riset dan Inovasi Nasional, namanya Si Denuk, singkatan dari Sistem Desiminasi Nuklir. Hasil panennya bagus," tambah Hendri.

Ia menambahkan, rencananya destinasi wisata ini akan dikembangkan dengan kolam ikan dan sentra kuliner, sehingga wisatawan dapat makan sambil menikmati suasana persawahan. Wisatawan yang datang mengaku mendapatkan suasana wisata yang baru di desa ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lokasinya enak ya, dekat dengan jalan jadi tak perlu repot, tinggal parkir dan masuk. Terus pemandangannya bagus banget, ada sawah dan di latar belakang itu bukit-bukit lereng Gunung Ungaran. Kebetulan tadi sempat ada kabut juga, pokoknya bagus deh," kata Wida, yang datang  bersama teman-temannya dari Salatiga.

Tiket masuk ke area ini, 5 ribu rupiah untuk anak-anak, dan 10 ribu rupiah untuk orang dewasa. (Teguh Joko Sutrisno/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT