News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buat Apa Sih Pamer di Media Sosial? Flexing Berujung Ditipu, Ini Pesan Moral di Episode 2 Sitkom Warga Cabe

Nah, bicara soal flexing, berikut ini dibahas juga lho di dalam Sitkom Warga Cabe episode "Buat Apa Sih Pamer di Medsos?" yang ditayangkan di tvOne. Ternyata...
Selasa, 21 November 2023 - 07:00 WIB
Tayangan Sitkom Warga Cabe Episode 2: Buat Apa Sih Pamer di Media Sosial?
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Belakangan ini tren flexing marak bersliweran di media sosial. 

Jika diperhatikan, fenomena tersebut marak sejak jumlah orang-orang superkaya (crazy rich) semakin bertambah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui outfit maupun habitnya yang identik dengan barang-barang mahal, para crazy rich ini mencoba terus eksis melalui medsosnya masing-masing. 

Bisa jadi, hal tersebut (flexing) sebagai pembuktian atas pencapaian yang telah mereka raih. 

Atau mungkin juga sebagai ajang promosi atas barang-barang branded tertentu.

Namun, fenomena yang terjadi, kini kebiasaan flexing atau memamerkan harta kekayaan atau status sosial bukan hanya terjadi di kalangan para crazy rich.

Namun, masyarakat di kalangan ekonomi menengah ke bawah pun banyak ditemukan di media sosial banyak melakukan aksi tersebut.

Tapi Sudah Tahukah Anda bahayanya flexing di media sosial?

Ya, bahaya flexing di media sosial yang pertama dapat menimbulkan kebencian den memicu masalah mental. 

Ketika seseorang telalu sering memamerkan harta benda, kekayaan, dan kemewahan yang dimiliki, tentu saja dapat mengundang rasa iri dan benci dari orang lain.

Jika dilakukan secara terus menerus, perilaku ini bsia menjadi budaya yang menuntut setiap orang harus mengikuti gaya hidup tersebut.

Terlalu sering memamerkan barang-barang mewah di media sosial, bisa jadi membangkitkan kecemburuan dari orang lain.

Tidak hanya kecemburuan, perilaku pamer di media sosial ini juga sangat rentan menimbulkan aksi pencurian. 

Bisa saja, orang yang berniat kriminal, sengaja memantau media sosial Anda, mengikuti setiap kegiatan yang Anda bagikan, bahkan bisa juga mendapatkan informasi-informasi pribadi seperti alamat rumah.

Nah, bicara soal flexing, berikut ini dibahas juga lho di dalam Sitkom Warga Cabe episode "Buat Apa Sih Pamer di Medsos?" yang ditayangkan di tvOne.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada episode kedua yang membahas tentang buat apa pamer di medsos itu, dikisahkan Bu Abdul (Istri Pak RT Abdul) yang hobi sekali live di media sosial dan memamerkan aktivitas sehari-harinya.

Bukan hanya itu saja, Bu RT, dalam tayangan tersebut juga sering memamerkan barang-barang yang dia punya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT