News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nikmatnya Pendap, Kuliner Tradisional Masyarakat Bengkulu

Ikan yang telah dicampur bumbu kemudian dibungkus dengan daun keladi atau talas. Untuk satu bungkus pendap biasanya menggunakan 12 hingga 15 lembar daun keladi.
Senin, 4 September 2023 - 06:19 WIB
Pendap, Kuliner Tradisional Bengkulu.
Sumber :
  • Fery

Bengkulu, tvOnenews.com - Sekilas, pendap mirip dengan pepes ikan. Namun, pendap diolah menggunakan ikan yang diberi bumbu khusus dan dibungkus menggunakan daun keladi atau talas.

Tatkala telah masak dan siap disantap, aroma ikan akan mengeluarkan bau harum dan cita rasa yang lezat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang warga Kota Bengkulu, yang hingga saat ini masih menekuni pembuatan pendap adalah Fatimah, wanita paruh bayah warga Kelurahan Pasar Bengkulu Kecamatan Teluk Segara.

Cik Timah panggilan akrab Fatimah menuturkan bahan dasar pembuatan pendap adalah ikan yang sudah tidak segar atau biasa disebut ikan mati daging.

Ikan yang telah dibersihkan kemudian dipotong menjadi beberapa bagian dan diaduk dengan bumbu lengkap dalam satu wadah.

“Bumbu lengkap tersebut terdiri dari kelapa, bawang, cabai dan bumbu-bumbu lain yang telah dicampur dan dihaluskan,” jelas Cik Timah.

Ikan yang telah dicampur bumbu kemudian dibungkus dengan daun keladi atau talas. Untuk satu bungkus pendap biasanya menggunakan 12 hingga 15 lembar daun keladi.

Bagi pencandu pendap, daun keladi tersebut sekaligus dijadikan sayur saat makan pendap ikan dan nasi.

“Penggunaan daun keladi agar bumbu dan ikan tidak hancur dan air tidak masuk ke dalam bahan saat prose perebusan,” tutur Cik Timah.

Lanjut Cik Timah selain menggunakan daun keladi, pembuatan pendap juga menggunakan daun pisang dilapisan luar dan diikat tali plastik.

Pendap kemudian dimasak dengan cara dikukus. Untuk satu wadah besar, proses pengukusan memakan waktu selama lima hingga enam jam.

“Lamanya waktu pengukusan dilakukan agar daun talas dapat dikonsumsi dan tidak menimbulkan rasa gatal,” jelas Cik Timah.

Selama proses pengukusan pendap tidak boleh ditinggal, sebab air rebusan pendap tidak boleh kering sehingga harus diisi jika jumlah air rebusan berkurang.

Pendap yang telah masak ditandai dengan warna daun yang kehitam-hitaman. Selanjutnya, pendap yang telah masak didinginkan agar mudah dipotong dan disantap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Per harinya, Fatimah mengaku mampu membuat sebanyak 100 pendap. Selain untuk pesanan rumah tangga, pendap tersebut juga di jual ke pasar tradisional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT