Jadwal One Way Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran 2026, Catat Tanggalnya
- Istockphoto
tvOnenews.com - Musim mudik Lebaran 2026 akan segera tiba. Bagi masyarakat yang berencana pulang ke kampung halaman menggunakan kendaraan pribadi, penting untuk memperhatikan penerapan sistem one way di Tol Trans Jawa selama periode arus mudik dan arus balik.
Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, pemerintah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas tol utama. Beberapa skema yang diterapkan di antaranya sistem one way, contraflow, serta ganjil genap selama masa mudik Lebaran 2026.
Kebijakan tersebut bersifat situasional dan akan diberlakukan berdasarkan diskresi pihak kepolisian guna mengurai kepadatan kendaraan di jalan tol.
Pada sistem one way, seluruh lajur pada satu ruas jalan hanya digunakan untuk satu arah perjalanan. Dengan demikian, kendaraan dari arah berlawanan tidak diperbolehkan melintas selama kebijakan tersebut diterapkan.
Skema ini dinilai efektif untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi saat arus mudik Lebaran.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun Instagram Kementerian Perhubungan, @kemenhub151, sistem one way di Tol Trans Jawa akan diberlakukan mulai 17 hingga 20 Maret 2026 untuk arus mudik.
Sementara itu, untuk arus balik, sistem one way direncanakan berlangsung pada 23 hingga 29 Maret 2026.
Jadwal Sistem One Way Tol Trans Jawa Lebaran 2026
Arus Mudik
17 Maret – 20 Maret 2026
Selasa pukul 12.00 WIB hingga Jumat pukul 24.00 WIB
Ruas Tol Jakarta–Cikampek Km 70 hingga Tol Semarang–Solo Km 421
Arus Balik
23 Maret – 29 Maret 2026
Senin pukul 12.00 WIB hingga Minggu pukul 24.00 WIB
Ruas Tol Semarang–Solo Km 421 hingga Tol Jakarta–Cikampek Km 70
Selain mengetahui jadwalnya, pengguna jalan juga perlu memahami sejumlah hal penting saat melintas di jalur tol dengan sistem one way.
Pengendara diimbau untuk tetap disiplin berada di lajurnya masing-masing. Lajur kanan sebaiknya digunakan hanya untuk mendahului kendaraan lain, sementara lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang melaju dengan kecepatan lebih rendah.
Pengemudi juga disarankan untuk selalu memperhatikan kondisi jalan di depan guna mengetahui dinamika penerapan sistem one way, termasuk kemungkinan berakhirnya jalur tersebut.
Selain itu, pengendara diminta untuk tidak berpindah lajur secara tiba-tiba. Perpindahan lajur sebaiknya dilakukan di titik yang telah ditentukan oleh petugas di lapangan.
Load more