News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Test Drive Suzuki Fronx GL: Opsi Masuk Akal untuk Naik Kelas dari LCGC

Pemilihan ini cukup sederhana, Fronx ada dua pilihan utama, hybrid dan non-hybrid, tipe GL menjadi paling rasional bagi konsumen yang ingin mencicipi kelas.
Kamis, 29 Januari 2026 - 15:12 WIB
Suzuki Fronx GL
Sumber :
  • Wawan Priyanto

Soal kenyamanan, Fronx GL memberi kejutan positif. Bantingan suspensinya terasa lebih nyaman dibandingkan Baleno yang dikenal agak keras. Kombinasi MacPherson Strut di depan dan torsion beam dengan per koil di belakang menghasilkan karakter suspensi yang stabil namun tetap mampu meredam guncangan dengan baik. Ban berukuran 195/60 R16 turut menunjang kestabilan dan grip.

Interior dan Kepraktisan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masuk ke dalam kabin, Fronx GL menawarkan tata ruang yang efisien. Meski berstatus SUV kompak, ruang kabin cukup lapang untuk lima penumpang dewasa. Bahkan untuk aktivitas seperti golf, mobil ini mampu menampung hingga tiga tas golf, menjadikannya cukup fleksibel untuk kebutuhan gaya hidup aktif.

Fitur Berkendara

Suzuki Fronx GL
Suzuki Fronx GL
Sumber :
  • Wawan Priyanto

Sebagai varian paling terjangkau, Fronx GL memang tidak dibekali teknologi ADAS seperti pada tipe SGX. Namun demikian, fitur yang tersedia tetap relevan untuk penggunaan harian.

Head unit layar sentuh 7 inci memang lebih kecil dibanding varian tertinggi, tetapi sudah mendukung konektivitas smartphone secara lengkap, baik melalui Bluetooth, kabel, maupun nirkabel. Yang patut diapresiasi, tipe GL sudah kompatibel dengan Apple CarPlay dan Android Auto, fitur penting bagi konsumen muda.

Di sektor keselamatan, Fronx GL tergolong lengkap. Mobil ini dibekali enam airbag, rangka TECT, ABS + EBD, ESP, Hill Hold Control, sensor parkir belakang, kamera mundur, serta immobilizer. Kamera belakang menampilkan visual yang cukup jelas, bahkan saat parkir di malam hari.

Perbedaan dengan Varian Tertinggi

Sebagai varian termurah dengan banderol sekitar Rp 272 juta, Fronx GL tentu memiliki sejumlah perbedaan dibanding GX dan SGX. Dari sisi eksterior, tampilannya masih serupa, namun detail seperti side skirt berwarna hitam, roof rail hitam, serta spion yang belum retractable otomatis menjadi pembeda. Velg tetap sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan utama terletak pada mesin. Tipe GL menggunakan mesin K15B non-hybrid, sementara varian di atasnya mengusung mesin K15C dengan sistem Smart Hybrid Suzuki.

Sedangkan pada interior, setir masih berbahan plastik dan hanya bisa diatur tilt (tanpa telescopic). Tidak ada adaptive cruise control, wireless charger, keyless entry, dan speedometer masih analog. Meski begitu, fitur voice command tetap tersedia melalui koneksi smartphone.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT