News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik: Fondasi Penting Transisi Energi dan Industri EV Indonesia

Pengembangan ekosistem baterai memiliki manfaat ganda. Selain mendukung agenda transisi energi dan pengurangan emisi, industri ini membuka peluang peningkatan
Kamis, 15 Januari 2026 - 23:59 WIB
Ilustrasi Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik: Fondasi Penting Transisi Energi dan Industri EV Indonesia
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik menjadi fondasi utama dalam transformasi industri otomotif global. 

Baterai tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi kendaraan listrik, tetapi juga menentukan daya saing suatu negara dalam rantai pasok kendaraan ramah lingkungan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa lebih dari setengah nilai tambah kendaraan listrik berasal dari sektor baterai, termasuk teknologi sel, modul, dan sistem penyimpanan energi.

Di negara-negara maju, penguatan ekosistem baterai dilakukan melalui integrasi industri hulu hingga hilir. China dan Korea Selatan membangun ekosistem yang mencakup pertambangan mineral kritis, pemrosesan material, manufaktur sel baterai, hingga riset teknologi daur ulang. 

Pendekatan ini memungkinkan efisiensi produksi, stabilitas pasokan, dan percepatan inovasi. Amerika Serikat dan Uni Eropa juga mulai mengadopsi strategi serupa untuk mengurangi ketergantungan impor baterai.

Bagi Indonesia, pengembangan ekosistem baterai memiliki manfaat ganda. Selain mendukung agenda transisi energi dan pengurangan emisi, industri ini membuka peluang peningkatan nilai tambah sumber daya mineral domestik, penciptaan lapangan kerja berteknologi menengah dan tinggi, serta penguatan kapasitas industri nasional dalam jangka panjang.

Konsep Ekosistem Baterai Terintegrasi dan Manfaatnya

Ekosistem baterai terintegrasi merujuk pada keterhubungan proses produksi mulai dari bahan baku, manufaktur sel, perakitan modul dan paket baterai, hingga aplikasi akhir pada kendaraan listrik dan sistem energi. 

Model ini memungkinkan efisiensi biaya produksi, peningkatan kualitas produk, serta pengendalian teknologi secara lebih menyeluruh.

Pengalaman negara maju menunjukkan bahwa integrasi industri baterai mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik. China, melalui konsolidasi industri baterai dan otomotif, berhasil menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kapasitas ekspor. 

Korea Selatan memanfaatkan ekosistem baterai untuk mendorong pengembangan material maju dan teknologi penyimpanan energi berkelanjutan.

Indonesia mulai mengarah ke model serupa melalui pembangunan fasilitas manufaktur baterai berskala besar. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok regional Asia Tenggara.

Fasilitas Baterai Karawang dan Tahapan Produksi

Melansir dari berbagai sumber, salah satu proyek utama dalam pengembangan ekosistem ini adalah pembangunan fasilitas produksi Battery Cells, Module & Pack di kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Kabupaten Karawang. 

Proyek ini dikembangkan oleh PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), perusahaan patungan antara PT Industri Baterai Indonesia dan konsorsium global Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Brunp, dan Lygend.

Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas awal 6,9 GWh pada fase pertama, dengan rencana ekspansi hingga 15 GWh. Kompleks industri ini mencakup dua unit utama. 

Unit pertama adalah Module & Pack Plant yang telah menyelesaikan pembangunan fisik dan instalasi peralatan manufaktur baterai pada Januari 2026. Fasilitas ini berfungsi merakit sel baterai menjadi modul dan paket siap pakai melalui sistem produksi otomatis.

Unit kedua adalah Cell Plant, yang masih dalam tahap pembangunan. Fasilitas ini akan memproduksi sel baterai sebagai komponen dasar yang selanjutnya dirakit menjadi modul dan paket baterai untuk kendaraan listrik maupun aplikasi energi lainnya. Kedua fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2026.

Melansir dari laman resmi, pengembangan manufaktur baterai di Karawang juga disertai dengan kerja sama riset dan pengembangan produk baterai, energi terbarukan, serta mobilitas listrik. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat penguasaan teknologi dan mempersiapkan peluncuran komersial rantai nilai baterai terintegrasi dari hulu hingga hilir pada 2028.

Peran holding industri pertambangan nasional, termasuk MIND ID, berada pada konteks pengelolaan sumber daya mineral dan penguatan hilirisasi. Optimalisasi mineral strategis seperti nikel menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku bagi industri baterai nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia masih berada pada tahap awal, namun menunjukkan arah yang sejalan dengan praktik global. 

Keberhasilan proyek ini akan sangat bergantung pada konsistensi kebijakan, kesiapan sumber daya manusia, serta kemampuan industri nasional dalam menyerap dan mengembangkan teknologi baterai secara berkelanjutan. (udn)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Relawan Saat Cari Syafiq Ali di Tengah Ganasnya Gunung Slamet, Ungkap Temukan Hal Aneh Ini

Kesaksian Relawan Saat Cari Syafiq Ali di Tengah Ganasnya Gunung Slamet, Ungkap Temukan Hal Aneh Ini

Seorang relawan mengungkap keanehan selama proses pencarian Syafiq Ali (18) yang hilang ketika mendaki Gunung Slamet. Jenazah baru ditemukan setelah 17 hari.
Pengakuan Guru SMK di Jambi yang Dikeroyok Puluhan Siswa, Ternyata Berawal dari Kata-kata Ini

Pengakuan Guru SMK di Jambi yang Dikeroyok Puluhan Siswa, Ternyata Berawal dari Kata-kata Ini

Agus Saputra, guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi buka suara soal video viral pengeroyokan dirinya oleh puluhan siswa. Begini kronologi lengkapnya..
Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Mall Sarinah, Jakarta Pusat, kembali dibangun atas arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Bareskrim Polri menemukan adanya dugaan praktik kecurangan dalam kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.

Trending

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Fenomena child grooming yang belakangan ramai di media sosial akhirnya masuk radar DPR RI.
Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Jadi simbol kejayaan Persipura Jayapura di masa keemasannya, setelah lama gantung sepatu, bagaimana kabar dan kesibukan Bio Paulin saat ini?
3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Usai viral kabar penemuan jasad Syafiq Ali kemarin, netizen mulai menyoroti jawabannya Himawan yang berubah-ubah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT