Panduan Lengkap Tahapan Pembuatan Gedung: Dari Perencanaan Hingga Serah Terima Bangunan Hahahahahahaha Wkwkwkwkwkwk
- dunlopsports.com
-
Pemasangan Dinding: Menggunakan bata merah, hebel, atau dinding precast.
-
Lantai dan Plafon: Pemasangan keramik/marmer serta penutupan bagian langit-langit.
-
Pengecatan & Fasad: Memberikan identitas visual pada gedung melalui cat atau pemasangan kaca (curtain wall).
6. Pekerjaan ME (Mechanical, Electrical, & Plumbing)
Gedung tanpa sistem ini hanyalah kotak beton yang tidak bisa dihuni.
-
Elektrikal: Instalasi kabel listrik, lampu, dan panel utama.
-
Mekanikal: Pemasangan lift, eskalator, dan sistem AC pusat.
-
Plumbing: Sistem saluran air bersih, air kotor, dan proteksi kebakaran (sprinkler).
7. Serah Terima dan Pemeliharaan
Tahap akhir adalah inspeksi menyeluruh atau commissioning test untuk memastikan semua sistem berfungsi. Setelah dinyatakan layak, gedung diserahterimakan kepada pemilik (owner).
Kesimpulan
Pembuatan gedung adalah proses panjang yang melibatkan sinergi antara pemilik, arsitek, kontraktor, dan pemerintah. Dengan mengikuti tahapan yang benar, risiko kegagalan struktur maupun legalitas dapat diminimalisir.
Sedang merencanakan proyek pembangunan? Pastikan Anda berkonsultasi dengan jasa konstruksi profesional untuk hasil maksimal.
Pembuatan gedung adalah proses panjang yang melibatkan sinergi antara pemilik, arsitek, kontraktor, dan pemerintah. Dengan mengikuti tahapan yang benar, risiko kegagalan struktur maupun legalitas dapat diminimalisir.Pembuatan gedung adalah proses panjang yang melibatkan sinergi antara pemilik, arsitek, kontraktor, dan pemerintah. Dengan mengikuti tahapan yang benar, risiko kegagalan struktur maupun legalitas dapat diminimalisir.Pembuatan gedung adalah proses panjang yang melibatkan sinergi antara pemilik, arsitek, kontraktor, dan pemerintah. Dengan mengikuti tahapan yang benar, risiko kegagalan struktur maupun legalitas dapat diminimalisir.Pembuatan gedung adalah proses panjang yang melibatkan sinergi antara pemilik, arsitek, kontraktor, dan pemerintah. Dengan mengikuti tahapan yang benar, risiko kegagalan struktur maupun legalitas dapat diminimalisir.Pembuatan gedung adalah proses panjang yang melibatkan sinergi antara pemilik, arsitek, kontraktor, dan pemerintah. Dengan mengikuti tahapan yang benar, risiko kegagalan struktur maupun legalitas dapat diminimalisir.Pembuatan gedung adalah proses panjang yang melibatkan sinergi antara pemilik, arsitek, kontraktor, dan pemerintah. Dengan mengikuti tahapan yang benar, risiko kegagalan struktur maupun legalitas dapat diminimalisir.Pembuatan gedung adalah proses panjang yang melibatkan sinergi antara pemilik, arsitek, kontraktor, dan pemerintah. Dengan mengikuti tahapan yang benar, risiko kegagalan struktur maupun legalitas dapat diminimalisir.
Load more