News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Cara Merawat Ban Motor agar Lebih Awet dan Aman Digunakan

​​​​​​​Inilah 5 cara merawat ban motor agar lebih awet dan aman digunakan. Mulai dari cek tekanan angin, isi nitrogen, hingga hindari membawa beban berlebih.
Jumat, 21 November 2025 - 14:33 WIB
Ilustrasi Merawat Ban Motor
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Jika kamu menggunakan motor setiap hari, merawat ban motor adalah hal yang sangat penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman. 

Ban motor termasuk komponen yang tidak boleh diabaikan karena memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan saat berkendara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, kondisi ban motor yang aus atau dibiarkan rusak bisa menyebabkan pecah ban di jalan dan membahayakan pengendara. 

Karena itu, mengetahui cara merawat ban motor dengan benar adalah langkah wajib untuk semua pemilik kendaraan.

Berikut ini beberapa tips sederhana namun efektif agar ban motor kamu lebih awet, kuat, dan tetap nyaman digunakan:

1. Melakukan Pengecekan Secara Rutin

Cara merawat ban motor yang paling pertama dan wajib dilakukan adalah rutin mengecek kondisinya. 

Pengecekan ini meliputi melihat apakah ban sudah mulai gundul, ada benjolan (hamil), atau mengalami retakan kecil. 

Jika ditemukan tanda-tanda seperti itu, artinya sudah saatnya ban motor diganti demi keselamatan. 

Ban yang digunakan dalam keadaan rusak dapat meningkatkan risiko tergelincir atau pecah ban saat berkendara.

2. Cek Tekanan Angin Secara Berkala

Tekanan angin sangat memengaruhi ketahanan ban motor. Jangan sampai ban motor kamu kekurangan angin karena dapat membuat teksturnya cepat rusak. 

Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi juga membuat berkendara terasa tidak nyaman.

Pada umumnya, standar tekanan angin untuk motor bebek atau skuter matic adalah:

  • Ban depan: 28–30 psi
  • Ban belakang: 33–34 psi

Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrik agar ban lebih awet dan performa motor tetap optimal.

3. Jangan Biarkan Ban Kempes Terlalu Lama

Ban motor yang kempes dan tetap digunakan akan mempercepat kerusakan lapisan ban.

Bahkan yang lebih parah, velg motor juga bisa ikut rusak karena terbeban berat tanpa penyangga tekanan ban yang semestinya. 

Jika velg sudah bengkok atau tidak presisi, biaya perbaikannya tentu lebih mahal dibanding merawat ban sejak awal. 

Jadi, segera isi angin ketika ban mulai kempes dan hindari mengendarai motor dengan kondisi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Gunakan Nitrogen untuk Pengisian Ban

Saat ini banyak pengendara yang beralih menggunakan nitrogen daripada udara biasa untuk mengisi tekanan ban. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT