Kenali Tipe Ban Motor Anda, Sebelum Digunakan untuk Mudik
- VIVA
Jakarta - Sepeda motor kerap menjadi pilihan para pemudik. Sebelum berangkat mudik, sebaiknya mengecek kondisi kendaraan yang akan digunakan terlebih dahulu, salah satunya ban motor.
Ban merupakan komponen utama ketika bermanuver dan memacu kendaraan di jalan, jenis ban yang dipilih harus sesuai dengan kendaraan dan tidak licin. Pemilihan ban motor yang tepat tentu akan memperlancar proses mudik dan meminimalisir kejadian yang tak diinginkan.
Jika tidak sesuai, ban motor akan rawan mengalami selip pada saat perjalanan sehingga membuat ban motor licin dan berujung kecelakaan. Karena hal itu, alangkah lebih baik mengenali tipe-tipe ban motor.
Tipe-Tipe Ban Motor
Ban motor memiliki 3 tipe yang mempunyai fungsinya masing-masing, yaitu tipe ban dengan kode wet (basah), dry (kering), dan wet dry (normal).
1. Ban tipe basah, sesuai dengan namanya dikhususkan untuk jalanan basah dan licin. Tipe ban ini memiliki alur ban yang lebih besar hingga ke pinggiran ban, tujuan alur itu untuk dibuangnya air saat ban melewati jalanan yang basah dan berair.
2. Ban tipe kering, ban dengan tipe ini dikondisikan untuk jalanan kering seperti jalanan di perkotaan. Berbeda dengan ban tipe basah, ban tipe kering memiliki sedikit alur. Jika melalui jalanan yang basah dan berair, ban tipe ini menjadi licin dan mudah selip.
3. Ban tipe normal, ban dengan tipe ini mampu digunakan pada jalanan kering maupun basah. Namun, tidak sebaik ban tipe basah pada jalanan basah dan ban tipe kering pada jalanan kering.
Selain mengenali tipe, berikut adalah beberapa tips memilih ban motor agar aman untuk mudik
1. Ketahui perbedaan ban tubeless dan ban dalam (tube)
Ban tubeless tidak menggunakan ban dalam dan tidak mudah bocor jika tertusuk benda tajam. Sedangkan ban dalam (tube) sebaliknya, ban tube menggunakan ban dalam dan lebih gampang bocor jika tertusuk benda tajam.
2. Ketahui perbedaan ban radial dan ban bias
Ban radial adalah tipe ban yang menggunakan lapisan, sedangkan ban bias menggunakan lapisan dan serat nilon.
Selain itu, ban radial memiliki bobot yang lebih ringan, konstruksi kuat untuk grip, dan memiliki umur yang lebih panjang. Sedangkan ban bias memiliki dinding ban yang lebih kuat dan konstruksinya lebih kuat dalam menahan bobot yang berat.
3. Ketahui kode yang ada pada ban
Ban tentu memiliki kode-kode yang memiliki arti, hal itu wajib dipahami bagi para pengendara.
Contohnya 150 / 70 R 17 M/C 69 V, kode tersebut memiliki arti 150 (lebar ban), 70 (tinggi ban), R (jenis ban yaitu radial), 17 (diameter velg ban), dan M/C: (Motorcycle diperuntukkan untuk sepeda motor), 69 (batas maksimum namun bukan maksimal 69 kg berat yang bisa digunakan), serta V (batas kecepatan maksimum).
4. Perhatikan tanda segitiga di dinding ban
Tanda ini menunjukan keausan ban, jika kondisi ban sudah dekat dengan tanda segitiga, maka menandakan ban tersebut sudah mengalami keausan dan wajib diganti.
(mg3/chm)
Load more