GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tampilan Nyaris Sama tapi Beda Harga Ratusan Juta, Lebih Baik Pilih Denza D9 atau Toyota Alphard HEV?

Tampilan mirip tapi harga beda ratusan juta, lebih baik pilih Denza D9 dan Toyota Alphard HEV? Simak perbandingan lengkap fitur, performa, dan value berikut!
Sabtu, 8 November 2025 - 12:58 WIB
Kolase Foto Denza D9 dan Toyota Alphard HEV
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / YouTube Motomobi / toyota.astra.co.id

tvOnenews.com - Di segmen MPV premium elektrifikasi, dua model ini sedang menjadi pusat perhatian, yaitu Denza D9 dan Toyota Alphard HEV. 

Keduanya menawarkan tampilan mewah, desain berkelas, serta kenyamanan khas MPV besar. Namun ketika masuk ke soal harga, perbedaannya sangat mencolok. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Denza D9 dibanderol sekitar Rp950 juta, sedangkan Toyota Alphard HEV mencapai Rp1,733 miliar. Selisih hampir Rp783 juta ini cukup untuk membeli sebuah city car baru.

Dengan tampilan yang sama-sama premium tetapi harga berbeda ratusan juta, banyak calon pembeli yang mempertanyakan, manakah yang lebih layak dipilih?

1. Dimensi & Ruang Kabin

Dari aspek fisik, Denza D9 unggul cukup signifikan. Mobil ini memiliki panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.920 mm dengan wheelbase 3.110 mm. 

Ruang baris keduanya sangat lega, dilengkapi captain seat yang dapat direbahkan hingga 140 derajat serta fitur pemijat dengan 10 titik tekanan.

Sementara itu, Toyota Alphard HEV berukuran 5.010 mm × 1.850 mm × 1.945 mm, dengan wheelbase 3.000 mm. 

Meski lebih ramping, Alphard tetap menawarkan kenyamanan khas MPV mewah. 

Bagasi Alphard berada di kisaran 500 hingga 1.500 liter, sedangkan Denza memiliki kapasitas bagasi 410 hingga 1.800 liter.

Dari segi kelapangan, Denza D9 menawarkan ruang yang lebih besar dan memberikan sensasi kabin yang lebih luas.

2. Performa & Penggerak

Denza D9 mengusung motor listrik murni yang menghasilkan tenaga 308 HP dengan torsi 360 Nm. 

Karakter motor listrik membuat akselerasinya terasa instan dan sangat halus, dengan catatan 0–100 km/jam pada 6,9 detik. 

Selain bertenaga, mobil ini juga beroperasi dengan tingkat kesenyapan yang sangat tinggi.

Toyota Alphard HEV hadir dengan sistem hybrid yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, menghasilkan total tenaga 250 HP dan torsi 270 Nm. 

Akselerasinya dari 0–100 km/jam berada di angka 8,5 detik. Meskipun lebih lambat, Alphard HEV unggul dalam efisiensi perjalanan jauh, karena dapat menempuh lebih dari 1.000 km dengan sekali pengisian bensin. 

Tidak ada kekhawatiran terkait ketersediaan charging station, sehingga mobil ini sangat cocok untuk perjalanan antar kota.

Kesimpulannya, Denza unggul dalam tenaga dan respons, sementara Alphard lebih fleksibel untuk pengguna yang sering bepergian jarak jauh.

3. Fitur Mewah: Teknologi Futuristik vs Lounge Premium Elegan

Denza D9 hadir dengan nuansa teknologi modern. Mobil ini dilengkapi head unit 15,6 inci, cluster digital 10,25 inci, 14 speaker Dynaudio, pintu geser berbasis UWB, ADAS level 2+ dengan autonomous parking, serta fitur V2L 3,3 kW yang memungkinkan mobil menyalurkan listrik untuk perangkat eksternal.

Alphard HEV mempertahankan sentuhan kemewahan klasik. Mobil ini menggunakan head unit 14 inci, 15 speaker JBL, dual moonroof, Toyota Safety Sense 3.0, dan layar hiburan baris belakang berukuran 14 inci. Fitur-fiturnya berorientasi pada kenyamanan dan kemewahan ala lounge eksekutif.

Dari segi fitur, Denza menawarkan kecanggihan yang lebih futuristik, sementara Alphard tetap unggul pada pengalaman premium yang lebih matang.

4. Biaya Operasional

Denza D9 membutuhkan biaya sekitar Rp300 per kilometer jika diisi ulang melalui charging rumah. 

Ini sangat jauh lebih hemat dibandingkan Alphard HEV yang menghabiskan sekitar Rp1.500 per kilometer menggunakan bensin berkualitas tinggi.

Pajak tahunan Denza juga sangat rendah, yakni sekitar Rp143 ribu karena mendapatkan insentif kendaraan listrik. 

Sebaliknya, Alphard HEV harus menanggung pajak tahunan sekitar Rp25 juta. Denza juga dilengkapi garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, sedangkan Alphard didukung lebih dari 300 bengkel resmi Toyota di seluruh Indonesia.

5. Nilai Jual Kembali & Brand

Toyota Alphard memiliki reputasi kuat dengan retensi nilai mencapai 70 hingga 80 persen setelah tiga tahun. 

Nama besarnya di segmen MPV premium memberi kenyamanan tersendiri bagi pembeli yang mementingkan resale value.

Denza D9, meski penjualannya meningkat pesat secara wholesales, masih memiliki perkiraan nilai jual kembali di kisaran 50 hingga 60 persen karena statusnya yang masih baru di pasar Indonesia.

Kelebihan dan Kekurangan Singkat

Denza D9

denza d9
Denza D9. (Sumber: denza.arista-group.co.id)

Kelebihan

  • Performanya sangat kuat berkat motor listrik murni

  • Harga jauh lebih terjangkau

  • Dimensi lebih besar dan kabin lebih luas

  • Teknologi dan fitur lebih futuristik

  • Biaya operasional sangat rendah

Kekurangan

  • Brand belum sepopuler Toyota

  • Memerlukan infrastruktur charging, terutama bagi pengguna yang sering bepergian jarak jauh

Toyota Alphard HEV

Toyota Alphard HEV
Toyota Alphard HEV. (Sumber: toyota.astra.co.id)

Kelebihan

  • Reputasi merek sangat kuat

  • Kenyamanan berkendara kelas atas

  • Interior premium dan berkualitas tinggi

  • Layanan aftersales luas dan terpercaya

Kekurangan

  • Harga jauh lebih tinggi

  • Bukan mobil listrik murni
     

Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik Dipilih?

Pilih Denza D9 jika yang Anda cari adalah mobil listrik dengan performa kuat, teknologi masa depan, biaya operasional rendah, dan value terbaik di kelas harga di bawah Rp1 miliar. Cocok untuk pengguna yang tinggal di perkotaan dan memiliki akses ke wall charger.

Pilih Toyota Alphard HEV bila Anda mengutamakan kenyamanan maksimal, kemewahan yang sudah teruji, reputasi merek yang solid, serta tidak merepotkan dengan urusan charging. Ini pilihan ideal bagi yang mengutamakan ketenangan dan stabilitas jangka panjang.

Keduanya sama-sama menarik, tapi keputusan terbaik akan bergantung pada prioritas Anda, seperti efisiensi dan teknologi masa depan, atau kenyamanan dan prestige yang sudah terbukti.

Saran: Lakukan test drive di dealer resmi BYD/Denza atau Toyota Auto2000 untuk keputusan akhir.

Catatan: Harga dan spesifikasi dapat berubah; verifikasi langsung ke dealer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Listrik

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan bahwa Festival Ikan Bandeng memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Betawi.

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT