News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Asal Beli, Ini 5 Kekurangan Mobil Listrik Menurut Fitra Eri yang Jarang Dibahas

Sebelum beli mobil listrik, simak dulu 5 kekurangan mobil listrik menurut Fitra Eri. Dari umur baterai hingga harga mobil non-China yang masih tinggi.
Senin, 3 November 2025 - 14:46 WIB
BMW iX
Sumber :
  • bmwstore.id

tvOnenews.com - Mobil listrik kini menjadi tren di dunia otomotif modern karena dianggap ramah lingkungan dan hemat energi. 

Banyak orang mulai tertarik untuk beralih ke mobil listrik, terutama setelah semakin banyak merek yang menghadirkan produk inovatif di pasar Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sebelum kamu ikut-ikutan membeli mobil listrik, sebaiknya pahami dulu kekurangannya. 

Hal ini juga diungkapkan langsung oleh jurnalis otomotif kenamaan, Fitra Eri, dalam kanal YouTube @OtotsiaDotCom.

Dalam video pendek tersebut, Fitra Eri secara jujur memaparkan sejumlah catatan penting yang sering terlewat oleh calon pembeli. 

Ia mengatakan, “kekurangan mobil listrik kalau menurut saya. Saya enggak tahu ya ini sampai lima apa enggak. Yang pertama umur baterai itu terbatas. Kita belum tahu harga baterai itu nantinya berapa dan berapa lama aktualnya walaupun garansinya panjang.”

Pernyataan ini menyoroti salah satu kelemahan utama mobil listrik, yakni daya tahan baterai. 

Walau produsen menawarkan garansi panjang, umur pakai baterai sejatinya tetap terbatas.

Dalam jangka panjang, biaya penggantian baterai bisa menjadi pengeluaran besar bagi pemilik kendaraan.

Selanjutnya, Fitra Eri juga menyebutkan soal kepraktisan pengisian daya. “Yang kedua, mengisi daya mobil listrik memang belum bisa secepat isi bensin. Jadi, harus perencanaan yang lebih baik.” 

Artinya, pengguna mobil listrik perlu memiliki kebiasaan baru, seperti memperhitungkan waktu dan lokasi pengisian baterai. 

Hal ini tentu berbeda dengan mobil berbahan bakar konvensional yang bisa diisi penuh hanya dalam hitungan menit.

Kekurangan berikutnya adalah soal variasi model dan segmen pasar. “Ketiga, mobil listrik ini belum ada di semua segmen. Jadi, segmen ini masih diisi oleh mobil listrik, tapi belum semua segmen punya versi mobil listriknya.” 

Ucapannya menunjukkan bahwa pilihan mobil listrik saat ini masih terbatas, terutama untuk segmen kendaraan murah atau keluarga besar.

Selain itu, Fitra Eri menyinggung soal nilai jual kembali. “Keempat mobil listrik ini depresiasinya masih lebih tinggi secara rata-rata dibandingkan mobil lain.” 

Depresiasi tinggi berarti harga jual mobil listrik bekas bisa turun lebih cepat dibandingkan mobil berbahan bakar bensin, sesuatu yang penting untuk diperhitungkan oleh calon pembeli.

Terakhir, ia menyinggung persoalan harga, terutama untuk merek non-China. 

“Serta satu lagi ini yang non China ya. Jadi kalau yang China sih sudah enggak masalah, tapi yang non China harganya masih ketinggian.” 

Ini menegaskan bahwa mobil listrik buatan merek luar Tiongkok masih memiliki banderol cukup tinggi, sehingga belum sepenuhnya terjangkau bagi banyak konsumen di Indonesia.

Poin-poin tersebut menjadi pengingat penting agar masyarakat lebih bijak dalam mempertimbangkan pembelian mobil listrik. 

Teknologi ini memang menawarkan banyak keunggulan seperti efisiensi energi dan ramah lingkungan, tetapi tetap ada sisi praktis dan ekonomis yang harus diperhitungkan.

Jadi, sebelum beli mobil listrik, pastikan kamu memahami segala aspeknya, mulai dari umur baterai, biaya perawatan, hingga nilai jual kembali. 

Dengan begitu, keputusan membeli akan lebih matang dan sesuai kebutuhan. 

Seperti pesan Fitra Eri, memahami kekurangan bukan berarti menolak inovasi, tetapi menjadi langkah bijak agar pembeli tidak salah langkah di tengah euforia kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca Juga: 5 Mobil Listrik Terbaik di Indonesia Menurut Fitra Eri

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT