News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat...Osteoporosis Mengintai Perempuan yang Telah Berhenti Haid

Dokter spesialis ortopedi Asa Ibrahim Sp.OT menyebutkan, wanita yang mengalami menopause (berhenti haid) bisa menurunkan kepadatan tulangnya sehingga menyebabkan osteoporosis.
Jumat, 21 Oktober 2022 - 14:41 WIB
Ilustrasi - Pemeriksaan tulang.
Sumber :
  • (ANTARA/Pexels)

Jakarta - Dokter spesialis ortopedi Asa Ibrahim Sp.OT menyebutkan, wanita yang mengalami menopause (berhenti haid) bisa menurunkan kepadatan tulangnya sehingga menyebabkan osteoporosis. "Wanita biasanya setelah mengalami menopause atau berhenti haid banyak hormon-hormon pembentukan tulang yang tidak dikeluarkan lagi sehingga kalau dilihat kepadatan tulangnya itu cepat sekali turunnya," ucapnya dalam diskusi mengenai osteoporosis yang diikuti secara daring di Jakarta.

Ia mengatakan, wanita sangat rentan mengalami osteoporosis setelah menopause, sedangkan pada pria lebih terlindung dari osteoporosis karena kepadatan tulangnya menurun secara perlahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk laki-laki karena tidak mengalami menopause kecenderungan penurunan kepadatannya lebih pelan-pelan, yang biasanya mulai nampak pada usia 65 sampai 70 tahun," ucapnya.

Namun menurut Asa, osteoporosis tetap jangan disepelekan meskipun tidak ada gejala yang dirasakan. Karena osteoporosis merupakan salah satu silent killer atau penyakit yang tidak menunjukkan gejala, namun bisa parah jika sudah terjadi komplikasi.

"Tahu-tahu dia kepleset patah tulang, bungkuk punggungnya udah bengkok, mengangkat barang tulangnya patah, biasanya gejala muncul pada kasus yang sudah komplikasi," ucapnya.

Osteoporosis juga pintu masuk berbagai macam penyakit seperti kerusakan sendi dan saraf terjepit akibat pengeroposan tulang.

Penurunan kepadatan tulang ini juga bisa disebabkan karena penyakit terdahulu yang menyebabkan hormon kepadatan tulang berkurang seperti penyakit gagal ginjal, kerusakan otak dan tiroid. Hal ini dinamakan osteoporosis sekunder.

"Orang yang mengalami kerusakan ginjal, kerusakan otak dan hormon tiroidnya, itu ada hormon yang tidak dikeluarkan, dampaknya tulangnya akan keropos karena kekurangan hormon tersebut," ucap dokter lulusan Universitas Gajah Mada ini.

Sementara jika osteoporosis terjadi karena faktor usia dan cenderung terjadi pada usia 50 tahun ke atas serta tidak ada penyakit yang mendahului, maka disebut dengan osteoporosis primer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter yang berpraktik di RS Awal Bros Panam ini mengatakan, saat masih muda perlu untuk meningkatkan kepadatan tulang. Karena perjalanan kepadatan tulang manusia bertahap sampai usia 30 tahun.

"Jadi dengan minum susu, aktivitas fisik, makan vitamin D kemudian kena cahaya matahari atau berjemur dan sebagainya akan membentuk peningkatan kepadatan tulang sampai nanti sekitar usia 30 tahun," ucap Asa.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT