GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Negara dengan pengobatan Tradisional Terbaik, Indonesia Termasuk Salah Satunya?

Mengenal deretan negara dengan pengobatan tradisional terbaik di dunia menurut WHO. Indonesia ternyata masuk dalam daftar dengan kekayaan jamunya. Yuk, simak!
Senin, 30 Maret 2026 - 22:17 WIB
Ilustrasi obat herbal.
Sumber :
  • Istock Photo

tvOnenews.com - Pengobatan tradisional masih menjadi pilihan banyak orang di berbagai belahan dunia, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan mengatasi penyakit secara alami.

Menurut World Health Organization (WHO), obat tradisional adalah pengobatan asli suatu negara yang telah digunakan secara turun-temurun, minimal selama tiga generasi, serta terbukti aman dan bermanfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya sekadar warisan budaya, pengobatan tradisional juga berkembang menjadi bagian penting dalam sistem kesehatan di beberapa negara.

Melansir dari program Hidup Sehat tvOne, berikut empat negara dengan pengobatan tradisional terbaik di dunia.

ilustrasi obat herbal
ilustrasi obat herbal
Sumber :
  • unsplash/THLT LCX

1. Tiongkok

Tiongkok dikenal sebagai salah satu pelopor pengobatan herbal tertua di dunia. Bahkan, WHO mencatat sekitar 30 hingga 50 persen masyarakatnya masih mengandalkan ramuan tradisional untuk kebutuhan kesehatan.

Sejak lebih dari 5.000 tahun lalu, nenek moyang Tiongkok telah meracik berbagai herbal untuk mengatasi gangguan pencernaan, pernapasan, hingga sistem reproduksi.

Pengetahuan ini terdokumentasi dalam kitab kuno seperti Huang Di Neijing, yang kemudian menjadi dasar perkembangan pengobatan tradisional Tiongkok hingga mendunia.

2. India

Di India, sistem pengobatan tradisional dikenal dengan nama Ayurveda. Ilmu ini sudah ada sejak sekitar 1000 tahun sebelum Masehi dan masih digunakan hingga kini.

Ayurveda menekankan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Metode ini tidak hanya berfokus pada penyembuhan penyakit, tetapi juga pencegahan melalui gaya hidup sehat, pola makan, serta penggunaan bahan herbal alami.

3. Korea

Korea Selatan juga memiliki sistem pengobatan tradisional yang dikenal sebagai Hangbang atau Korean Oriental Medicine.

Meski mendapat pengaruh dari Tiongkok dan India, Korea mengembangkan teknik khas yang unik.

Beberapa metode yang populer antara lain akupuntur Saam, herbal akupuntur, serta Korean hand acupuncture.

Pengobatan ini sering dipadukan dengan pendekatan modern untuk hasil yang lebih optimal.

4. Indonesia

Tak kalah dari negara lain, Indonesia memiliki kekayaan pengobatan tradisional yang luar biasa, yakni jamu.

Minuman herbal khas Nusantara ini telah diwariskan secara turun-temurun dan dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan.

Indonesia bahkan disebut sebagai salah satu “laboratorium tanaman obat” terbesar di dunia.

Sekitar 80 persen tanaman herbal dunia tumbuh di sini, dengan lebih dari 35.000 jenis tumbuhan, di mana sebagian besar berpotensi sebagai obat.

Keberadaan pengobatan tradisional di berbagai negara ini membuktikan bahwa kearifan lokal tetap relevan hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dukungan penelitian modern, metode alami ini semakin diakui sebagai pelengkap penting dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT