Minum Kopi Saat Sahur Boleh Nggak? Ini Penjelasan Lengkap Dokter Tirta Soal Efeknya ke Tubuh
- Freepik
tvOnenews.com - Banyak orang mulai menyesuaikan pola makan dan kebiasaan harian di bulan Ramadhan, termasuk soal minum kopi.
Bagi sebagian orang, kopi terasa wajib agar tubuh tetap segar sepanjang hari berpuasa.
Namun, apakah benar konsumsi kafein saat sahur bisa membantu menjaga energi dan fokus sepanjang hari? Atau justru membawa efek sebaliknya?
Dokter sekaligus influencer kesehatan, Dokter Tirta Mandira Hudhi, memberikan penjelasan menarik soal ini lewat kanal YouTube pribadinya.
Menurutnya, minum kopi saat sahur memang boleh, tapi harus paham konsekuensinya terhadap tubuh, terutama terkait efek stimulan dari kafein.
“Efek kafein itu stimulan. Stimulan artinya meningkatkan aktivitas jantung dan juga bikin sering pipis. Nah, kalau kalian ngopi pas sahur, boleh, tapi nanti malah rentan haus dan dehidrasi," jelasnya.
Dengan kata lain, konsumsi kopi menjelang imsak justru bisa membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.
Padahal, saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan air selama lebih dari 12 jam. Akibatnya, rasa haus bisa muncul lebih cepat, bahkan sejak pagi hari.

- YouTube/@TirtaPengPengPeng
Dokter Tirta kemudian memberikan saran waktu yang lebih baik untuk menikmati kopi selama bulan Ramadhan.
"Kalau saya, waktu ngopinya digeser ke habis Isya,” ungkapnya.
Menurutnya, efek kopi hanya bertahan sekitar tiga jam dalam tubuh.
Jadi, jika seseorang minum kopi setelah salat Isya atau menjelang salat Tarawih, efeknya akan habis sebelum tidur malam.
Selain itu, Dokter Tirta juga menepis anggapan bahwa minum kopi malam hari bisa membuat seseorang susah tidur.
"Nggak bisa tidur? Lebay. Efek kopi itu cuma tiga jam, kok,” ujarnya dengan gaya khasnya.
Ia juga menambahkan bahwa bagi orang yang terbiasa begadang, seperti yang sering bermain game atau bekerja hingga larut malam, waktu malam hari justru lebih cocok untuk menikmati kopi.
Namun, ia tetap mengingatkan agar kebiasaan begadang tidak dilakukan secara berlebihan.
“Kalau begadang terus sampai jam empat pagi, lama-lama stroke. Jangan ya, kurang-kurangi,” tambahnya.
Penjelasan ini sekaligus meluruskan mitos bahwa minum kopi saat sahur bisa membuat tubuh tetap bertenaga seharian.
Faktanya, kafein memang dapat memberikan efek segar dan meningkatkan konsentrasi, tetapi tidak menggantikan kebutuhan cairan tubuh.
Justru jika tidak diimbangi dengan cukup air putih, kafein bisa memicu dehidrasi dan membuat ibadah puasa terasa lebih berat.
Jadi, bagi pencinta kopi, tidak perlu takut berhenti total selama Ramadhan.
Hanya saja, waktu terbaik untuk mengonsumsi kopi sebaiknya diatur ulang.
Alih-alih saat sahur, minum kopi selepas salat Isya atau setelah Tarawih bisa jadi pilihan lebih aman agar tubuh tetap segar tanpa menimbulkan rasa haus berlebihan di siang hari. (adk)
Load more