GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Kerokan Bisa Sembuhkan Masuk Angin? Ini Penjelasan Ilmiah dan Manfaatnya bagi Tubuh

Kerokan sering dipercaya bisa mengeluarkan angin dari tubuh. Menurut dr. Tirta, manfaatnya ada, tapi efeknya berasal dari relaksasi otot dan sirkulasi darah.
Selasa, 20 Januari 2026 - 20:20 WIB
Ilustrasi Masuk Angin
Sumber :
  • Freepik/jcomp

tvOnenews.com - Kerokan sudah menjadi tradisi turun-temurun di Indonesia dan sering dijadikan solusi pertama saat tubuh terasa tidak enak, pegal, atau meriang.

Banyak orang percaya bahwa kerokan bisa “mengeluarkan angin” dari tubuh dan membuat badan terasa lebih ringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, benarkah kerokan benar-benar bisa menyembuhkan masuk angin?

Menurut penjelasan dokter, ada penjelasan ilmiah di balik sensasi lega setelah dikerok.

Dokter sekaligus influencer kesehatan dr. Tirta menjelaskan bahwa kerokan memang memberikan efek tertentu bagi tubuh, terutama dari sisi relaksasi otot dan saraf.

Namun, anggapan bahwa kerokan bisa mengeluarkan “angin” sebenarnya lebih ke arah sugesti tubuh.

“Jadi manfaat kerokan itu memang ada. Perut kita, usus kita, lambung kita itu isinya gas. Nah, ketika ada masalah pada usus dan lambung kita itu gasnya keluar lewat dua lubang. Kalau enggak sendawa ya kentut,” ujar dr. Tirta dalam sebuah video edukasi kesehatannya.

Ia melanjutkan, saat seseorang mengalami flu atau demam, kadar asam lambung biasanya ikut meningkat.

Kondisi ini menyebabkan penumpukan gas di dalam perut yang membuat seseorang merasa “masuk angin”.

“Makanya ketika dikerokin bisa kentut itu sugesti karena relaksasi. Jadi bukan angin yang keluar dari kulit, tapi karena tubuhnya sedang rileks,” jelasnya lagi.

Menurut penjelasan medis, kerokan bekerja dengan menstimulasi sistem saraf parasimpatis, yaitu sistem yang berfungsi membuat tubuh menjadi lebih rileks.

Saat kulit digosok dengan tekanan tertentu, pembuluh darah di permukaan kulit akan melebar, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

Efek inilah yang membuat tubuh terasa lebih hangat dan nyaman setelah dikerok.

“Jadi, manfaat kerokan itu memang ada. Karena dia ngerokin, dia akan membuat otot itu rileks sehingga ketika kita rileks, saraf parasimpatis yang bekerja, kita sendawa. Jadi orang dikerokin, 'Wah, saya sendawa anginnya keluar.' Nggak, itu angin dari lambung, dari ususmu sebenarnya,” kata dr. Tirta.

Efek hangat yang muncul dari proses kerokan juga membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mempercepat pelepasan hormon endorfin, yaitu hormon yang memberikan efek menenangkan dan mengurangi rasa nyeri.

Karena itulah, banyak orang merasa lebih bugar setelah kerokan meski sebenarnya tidak ada “angin” yang benar-benar keluar dari tubuh.

Beberapa penelitian medis juga menunjukkan bahwa kerokan memiliki manfaat fisiologis, terutama dalam meningkatkan peredaran darah dan membantu menurunkan ketegangan otot.

Dalam dunia medis, teknik serupa dikenal dengan istilah gua sha, metode terapi tradisional asal Tiongkok yang menggunakan alat untuk menggosok kulit secara perlahan.

Menurut penelitian di Journal of Traditional Chinese Medicine, terapi gua sha (yang mirip dengan kerokan) dapat meningkatkan aliran mikro-sirkulasi pada jaringan otot dan kulit hingga 400 persen setelah dilakukan selama 15 menit.

Peningkatan aliran darah ini membantu tubuh membawa lebih banyak oksigen dan nutrisi ke jaringan yang mengalami peradangan atau ketegangan, sehingga mempercepat pemulihan.

Namun demikian, dokter tetap mengingatkan agar kerokan tidak dilakukan berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menggosok kulit terlalu keras bisa menyebabkan iritasi, peradangan, bahkan pecahnya pembuluh darah kapiler di bawah permukaan kulit.

Bagi penderita penyakit tertentu seperti diabetes, gangguan pembekuan darah, atau tekanan darah tinggi, tindakan ini juga sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan risiko tambahan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT