GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Sebenarnya Toksin Cereulide yang Ada di Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 Milik Nestle?

Tengah ramai kabar BPOM melakukan penghentian impor dan penarikan susu formula produksi Nestle
Rabu, 14 Januari 2026 - 15:38 WIB
Apa Sebenarnya Toksin Cereulide yang Ada di Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 Milik Nestle?
Sumber :
  • dok.ilustrasi pixabay

Jakarta, tvonenews.com- Tengah ramai susu bayi nestle S-26 Promil Gold pHPro 1 mengandung toksin cereulide. Kabarnya ditarik dari pasaran dan diimbau oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Indonesia (BPOM). 

Ilustrasi Susu Murni
Ilustrasi Susu Murni
Sumber :
  • Freepik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangan resminya, BPOM mengatakan telah melakukan penghentian impor dan penarikan susu formula produksi Nestle Suisse SA-Pabrik Konolfingen, Swiss. Susu formula tersebut merupakan varian S-26 Promil Gold pHPro 1 yang sebaiknya dicek kembali.

Hal ini sebagaimana untuk melindungi keamanan produk yang dibeli oleh masyarakat.

BPOM mengimbau agar para orang tua yang memakai susu formula bayi 0 sampai 6 bulan varian S-26 Promil Gold pHPro 1 dari Nestle dikembalikan ke Toko.

Apa Sebenarnya Toksin Cereulide yang Ada di Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 Milik Nestle?
Apa Sebenarnya Toksin Cereulide yang Ada di Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 Milik Nestle?
Sumber :
  • dok.ilustrasi pixabay

Sebab pada produk S-26 Promil Gold pHPro 1 (nomor bets 51530017C2 dan 51540017A1), BPOM mengatakan telah terkontaminasi atau terdampak menunjukkan toksin cereulide tidak terdeteksi (limit of quantitation/LoQ <0,20 µg/kg).

"Kembalikan produk tersebut ke tempat pembelian atau hubungi layanan konsumen PT Nestlé Indonesia untuk proses pengembalian/penukaran," jelas BPOM dalam keterangan resminya, Rabu (14/1).

Lantas, apa itu toksin cereulide yang disbeut terdapat dalam susu formula Nestle S-26 Promil Gold pHPro 1? berikut penjelasan jurnal dan dokternya.

Merangkum jurnal dalam reseachgate yang ditulis oleh Alfi Sophian, dikutip selasa (14/1), tvonenews.com membaca jika toksin cereulide suatu zat yang bisa membuat konsumen muntah.

"Cereulide adalah toksin emetik yang diproduksi oleh bacillius cereus dan menjadi penyebab utama sindrom muntah," jelas jurnal tersebut.

Mengenal istilah toksin cereulide atau toxin cereulide dalam bahan pangan hal ini masih dianggap tabu oleh masyarakat awam. 

Sebab istilah ini, mudah dipahami oleh tim medis atau tim kesehatan. Disebutkan kalau cereulide adalah toksin emetik yang sangat stabil, tidak rusak ole panas pemasakan, enzim pencernaan, maupun kondisi asam lambung.

Padahal keracunan pangan akibat toxin cereulide bisa mengancam keamanan pangan.

Kata Dokter 

Sehubungan dengan toxin cereulide, dr Yohan Samudera, Sp.Gk sebagai Dokter Spesialis Gizi Klinik mengatakan kalau toksin cereulide berasal dari Bacillus Cereus yang dapat menyebabkan anak muntah (jika dikaitkan dengan susu).

Sehingga gejala yang perlu dipahami para orang tua, ketika anak terkontaminasi bakteri ini, sebagai berikut:

-mual

-muntah

-diare

-nyeri atau kram pada perut yang cirinya pada anak menangis.

"Dengan menangis terus-menerus gelisah dan menolak makan," jelas dr Yohan kepada tvonenews.com, Rabu (14/1).

Perlu diwaspadai, anak akan mengalami muntah setelah konsumsi susu yang mengandung toksin cereulide selama 30 menit hingga 6 jam. Para orang tua wajib berhati-hati, jika gejala muncul, sebaiknya segera ke layanan kesehatan terdekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"pada kasus keracunan, gejala muncul dengan cepat, sekitar 30 menit hingga 6 jam setelah mengkonsumsi susu yang terkontaminasi," pesan dr Yohan.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Penyakit campak belakangan ini menjadi perhatian serius di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Kenali gejala penyakit yang disebabkan oleh virus ini.
Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Momen mudik merayakan Idulfitri atau Lebaran menjadi saat yang dinantikan para perantau. Namun, di saat yang bersamaan momen ini bisa ganggu kesehatan mental.
Orang Tua Wajib Tahu, Penggunaan Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Saraf Anak

Orang Tua Wajib Tahu, Penggunaan Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Saraf Anak

IDAI mengingatkan penggunaan gawai berlebihan oleh anak bisa mengakibatkan gangguan tumbuh kembang, termasuk sarafnya. Hal ini yang harus dilakukan.
Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya tidak ingin menggelar open house saat Lebaran. Karena, Purbaya memilih berhemat dan menjalani
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Subianto bocorkan alasan utama Republik Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Bahkan kata dia, setelah melalui pertimbangan matang
Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Bahkan termasuk siapa aktor intelektual

Trending

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT