News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Takjil Berbahaya, Pemkot Jaksel Temukan Makanan Mengandung Formalin dan Boraks

Temuan tersebut berasal dari hasil pengawasan yang dilakukan petugas kesehatan terhadap ratusan sampel makanan dan minuman yang dijual di berbagai lokasi penjualan takjil.
Kamis, 5 Maret 2026 - 12:32 WIB
Pemkot Jaksel dan BPOM menemukan formalin dan pewarna tekstil di pasar takjil Jalan Karya Utama, kawasan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemeriksaan terhadap jajanan takjil di sejumlah titik. Hasilnya, sejumlah takjil terbukti mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan boraks.

Temuan tersebut berasal dari hasil pengawasan yang dilakukan petugas kesehatan terhadap ratusan sampel makanan dan minuman yang dijual di berbagai lokasi penjualan takjil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Jakarta Selatan, Fitria Ramdhita, mengungkapkan bahwa sejumlah sampel terbukti mengandung zat berbahaya setelah dilakukan uji laboratorium.

"Ditemukan 11 sampel positif formalin dan dua sampel mengandung boraks," kata Fitria Ramdhita, Kamis (5/3/2026).

Ratusan Sampel Diperiksa

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut melibatkan pengujian terhadap ratusan makanan dan minuman yang berasal dari pedagang takjil di berbagai kecamatan.

Sampel yang dianalisis oleh Laboratorium Kesehatan Daerah DKI Jakarta berasal dari total 644 bahan pangan, yang terdiri dari 544 makanan serta 40 minuman.

Dari hasil uji tersebut, kandungan zat berbahaya ditemukan pada beberapa jenis makanan, terutama mi kuning dan kerupuk yang dijual di pasar takjil.

"Total sudah 644 sampel dari 318 'tenant' takjil di 10 kecamatan yang sudah kami periksa selama Ramadhan sejak 23 Februari 2026," katanya.

Ditemukan Juga Pewarna Berbahaya

Selain formalin dan boraks, tim pemeriksa juga menemukan penggunaan zat pewarna yang seharusnya tidak dipakai untuk makanan, seperti Rodhamin B dan metanil yellow.

Meski demikian, kadar zat tersebut masih berada pada tingkat yang dinilai tidak membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihaknya memberikan pembinaan kepada pedagang agar tidak kembali menjual makanan yang terbukti mengandung bahan berbahaya.

"Kami melakukan pembinaan pada pedagang dan mengimbau untuk tidak menjual dagangan yang hasilnya positif," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menjaga keamanan pangan selama bulan puasa, Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah membentuk satuan tugas pengawasan makanan.

Tim ini melibatkan sejumlah instansi seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan, Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), Suku Dinas Kesehatan, serta Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral