Kutu Air Bisa Hilang dengan Bahan Dapur, Garam dan Bawang Putih Jadi Solusinya
- Istimewa/istockphoto.com
tvOnenews.com - Kutu air adalah salah satu masalah kulit yang cukup umum dialami banyak orang, terutama di daerah tropis seperti Indonesia.
Kondisi ini disebabkan oleh infeksi jamur pada kulit kaki, biasanya di sela-sela jari, yang menimbulkan rasa gatal, perih, dan bau tidak sedap.
Namun, kabar baiknya, kutu air bisa diatasi dengan cara sederhana menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di dapur.
Menurut dr. Djaja Surya Atmadja, dilansir dari kanal YouTube X-Undercover, ada sejumlah bahan rumahan yang bisa membantu meredakan gatal dan membunuh jamur penyebab kutu air.
"Ada cara-cara untuk mengurangi kutu air yang gatalnya itu gatal banget biasanya. Dan itu ada beberapa cara yang gampang,” ujar dr. Djaja.
Salah satu bahan paling efektif yang disebut oleh dr. Djaja adalah garam. Ia menjelaskan bahwa air garam hangat dapat membantu membunuh sebagian besar jamur di kulit kaki.
- unsplash/ Kateryna Hliznitsova
Caranya cukup sederhana, yaitu dengan mencampurkan garam dapur ke dalam air hangat, lalu merendam kaki selama beberapa menit.
“Kalau secara tradisional ya, garam di air hangat dikasih garam direndam aja. Itu membunuh sebagian besar dari jamurnya,” katanya.
Selain garam, cuka juga menjadi bahan alami yang bisa digunakan. Cuka dikenal memiliki sifat asam yang mampu menciptakan lingkungan tidak ramah bagi jamur.
Campurkan cuka dengan air hangat, lalu rendam kaki selama 15-20 menit setiap hari. Cara ini bisa membantu meredakan gatal sekaligus mempercepat proses penyembuhan.
Bahan alami lain yang disebut dr. Djaja adalah bawang putih. Bumbu dapur ini mengandung zat antijamur alami bernama allicin yang efektif membunuh jamur penyebab kutu air.
"Apalagi itu bawang putih, bawang putih diulek, dihalusin, diborehin di situ atau ditaruh di air, air hangat direndam,” jelas dr. Djaja.
Selain itu, soda kue juga bisa digunakan untuk mengatasi kutu air. Caranya hampir sama, cukup campurkan soda kue ke dalam air hangat dan rendam kaki selama beberapa menit.
Soda kue membantu menyeimbangkan pH kulit dan mengurangi kelembapan berlebih yang menjadi tempat ideal pertumbuhan jamur.
Tidak hanya itu, dr. Djaja juga menyarankan penggunaan daun sirih yang direbus sebagai alternatif alami lainnya.
Daun sirih mengandung senyawa antiseptik dan antijamur yang bisa membantu meredakan infeksi. “Daun sirih direbus 5 biji atau 10 biji, airnya anget-anget, kakinya direndam,” ujarnya.
Namun, selain menggunakan bahan alami, dr. Djaja menekankan pentingnya menjaga kebersihan kaki. Salah satu langkah pencegahan terbaik adalah memastikan kaki selalu kering sebelum mengenakan sepatu atau kaus kaki.
“Kalau orang yang punya kecenderungan seperti itu, ya dia mesti sediain tisu. Dilaplah sela jarinya supaya kering. Udah kering benar baru dia pakai sepatu atau kaos kaki,” tambahnya.
Kondisi kaki yang lembap, terutama pada mereka yang sering memakai sepatu tertutup dalam waktu lama, menjadi penyebab utama berkembangnya jamur penyebab kutu air.
Oleh karena itu, selain perawatan dengan bahan alami, menjaga kebersihan dan kekeringan kaki menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. (adk)
Load more