News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebiasaan Sepele Bisa Bahayakan Tubuh! Tidur Siang Ternyata Bisa Bikin Gula Darah Naik, Kata Dokter Penyebabnya…

Tidur siang ternyata bisa picu kenaikan gula darah! Dokter ungkap alasannya, terutama bagi yang sering tidur lebih dari 1 jam dan merasa lesu setelah bangun.
Jumat, 7 November 2025 - 15:15 WIB
Ilustrasi Tidur Siang
Sumber :
  • Freepik/jcomp

tvOnenews.com - Bagi sebagian orang, tidur siang menjadi rutinitas wajib untuk mengembalikan energi setelah lelah beraktivitas di pagi hari.

Namun, ternyata kebiasaan tidur siang yang dilakukan terlalu lama bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal kadar gula darah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh dr. Cahyo Purnomo melalui kanal YouTube pribadinya, di mana ia menjelaskan hubungan antara durasi tidur siang yang berlebihan dengan meningkatnya risiko resistensi insulin.

“Tidur siang sebenarnya baik untuk kesehatan tubuh kita, asalkan dilakukan dengan durasi yang tepat. Idealnya tidur siang cukup 20 sampai dengan 30 menit. Sedangkan tidur siang berlebihan bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh yaitu jam biologis kita yang pada akhirnya bisa mempengaruhi sistem metabolisme,” ujar dr. Cahyo.

Ritme sirkadian merupakan sistem alami tubuh yang mengatur pola tidur dan bangun seseorang dalam 24 jam.

Jika ritme ini terganggu akibat tidur siang yang terlalu lama, maka fungsi metabolisme tubuh juga bisa ikut kacau.

Salah satu dampaknya adalah menurunnya kemampuan tubuh untuk mengatur kadar gula darah dengan baik.

“Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur siang yang terlalu lama berkaitan dengan peningkatan risiko terjadinya resistensi insulin,” tambah dr. Cahyo.

Resistensi insulin adalah kondisi di mana tubuh tidak lagi mampu menggunakan insulin secara efektif.

Akibatnya, gula darah sulit dikendalikan dan cenderung meningkat. Kondisi ini sering menjadi awal mula munculnya diabetes tipe 2.

Menurut dr. Cahyo, efek ini akan lebih berisiko pada mereka yang sudah memiliki faktor pemicu seperti obesitas, kurang olahraga, pola makan tinggi gula, dan gangguan tidur malam.

Tidur siang yang terlalu lama juga bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang mengalami gangguan metabolik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidur siang berlebihan ini juga menjadi tanda tubuh kekurangan energi akibat gula darah yang sudah tinggi. Sehingga hal ini bisa jadi merupakan gejala gula darah tinggi dan bukan hanya penyebab saja,” jelasnya.

Orang yang sering merasa ngantuk di siang hari, tidur siang lebih dari 1 jam setiap hari, dan merasa lesu setelah bangun, perlu waspada.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT