News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penderita Rhinitis Wajib Tahu, Atasi Alergi Tak Perlu Pakai Obat, Dokter Bilang Sebaiknya Lakukan ini Saja

Penderita rhinitis alergi sebaiknya tidak langsung minum obat. Dokter anjurkan hindari debu dan makanan pemicu agar pilek alergi tak makin parah.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:28 WIB
Ilustrasi Rhinitis Alergi
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Bagi sebagian orang, pilek berkepanjangan sering dianggap sepele.

Namun menurut pakar kesehatan, kondisi ini justru bisa menjadi tanda adanya rhinitis alergi, yaitu peradangan pada saluran hidung akibat reaksi alergi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, rhinitis bisa menimbulkan komplikasi serius pada organ lain, seperti sinus dan telinga.

Dilansir dari kanal YouTube Rizky Haeruman, dr. Nurmawati, Sp.THT-KL menjelaskan bahwa pilek yang disebabkan oleh rhinitis tidak boleh diremehkan karena dapat memicu gangguan lanjutan.

"Karena pilek yang berkepanjangan itu bisa menimbulkan komplikasi, salah satunya ke sinus dan juga ke telinga. Itu nggak boleh diremehkan,” ujarnya.

Rhinitis alergi yang tidak ditangani bisa mengakibatkan peradangan pada telinga yang bila dibiarkan berpotensi menyebabkan robeknya gendang telinga.

“Peradangan pada telinga bisa mengganggu gendang telinga. Kalau gendang telinganya bolong atau pecah, itu akan mengurangi pendengaran dan bisa memengaruhi sinusitis juga,” lanjut dr. Nurmawati.

Menurutnya, penyebab utama rhinitis alergi yang paling sering ditemui di Indonesia adalah debu rumah.

Banyak orang tidak menyadari bahwa debu rumah bukan hanya sekadar partikel kotoran, tetapi juga menjadi tempat hidup tungau.

“Karena di debu rumah itu ada tungau, nah tungau itu yang menyebabkan alergi,” ungkapnya.

Selain debu, makanan juga bisa menjadi faktor pemicu utama rhinitis alergi.

Beberapa jenis makanan dengan kadar protein tinggi seperti cokelat, kacang, susu, telur, seafood, terutama udang dan ikan laut dalam, diketahui dapat menimbulkan reaksi alergi bagi sebagian orang.

"Penyebab lain dari makanan, paling banyak cokelat karena protein tinggi. Cokelat, kacang, susu, telur, seafood, terutama udang dan ikan-ikan yang laut dalam itu proteinnya lebih berat dibanding ikan tambak,” kata dr. Nurmawati.

Lalu bagaimana cara mengatasi rhinitis tanpa harus bergantung pada obat-obatan?

Menurut dr. Nurmawati, langkah paling penting adalah menghindari paparan penyebab alergi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa penderita rhinitis sebaiknya fokus pada pencegahan, bukan langsung mencari obat di apotek tanpa resep dokter.

"Cara mengatasi rhinitis alergi adalah dengan menghindari paparan agar alerginya tidak kambuh,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT