GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Jadi Kesukaan Banyak Orang, Ternyata Ada Makanan yang Bisa Jadi ‘Pembunuh Senyap’, dr. Cahyono Bilang…

Hati-hati, ada makanan lezat yang ternyata jadi ‘pembunuh senyap’. dr. Cahyono ungkap jenis makanan yang wajib dibatasi agar hidup lebih sehat dan panjang umur.
Senin, 29 September 2025 - 13:16 WIB
Ilustrasi Susu Olahan
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Tidak semua makanan lezat yang kita konsumsi sehari-hari aman untuk kesehatan jangka panjang.

Beberapa di antaranya bahkan disebut sebagai “pembunuh senyap” karena bisa memicu berbagai penyakit kronis bila dikonsumsi berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh dr. Cahyono dalam sebuah tayangan di YouTube Katabijakbestari, yang menyoroti pentingnya menjaga pola makan agar umur panjang dan tubuh tetap bugar.

Menurut dr. Cahyono, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya benar-benar dibatasi.

Walaupun rasanya enak dan sudah menjadi bagian dari kebiasaan makan masyarakat Indonesia, dampaknya pada tubuh bisa sangat berbahaya jika tidak dikontrol.

“Kurangi nasi putih, gula pasir, tepung-tepungan, yang keempat santan, yang kelima ini penting sekali jangan minum susu olahan, susu kental manis jangan disentuh,” kata dr. Cahyono.

Nasi putih sudah menjadi makanan pokok sehari-hari, tapi dr. Cahyono menekankan pentingnya membatasi konsumsinya.

Nasi putih memiliki indeks glikemik tinggi sehingga cepat meningkatkan kadar gula darah.

Sama halnya dengan gula pasir, jika dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah banyak, bisa memicu diabetes, obesitas, hingga penyakit jantung.

Keduanya memang nikmat dan membuat tubuh cepat berenergi, tetapi efek jangka panjangnya bisa sangat berbahaya.

Makanan berbahan dasar tepung juga disebut berbahaya bila dimakan berlebihan.

Produk tepung olahan seperti roti, kue, gorengan, dan mi instan cenderung tinggi kalori namun miskin nutrisi.

Tepung bisa memicu lonjakan gula darah, menambah berat badan, dan pada akhirnya memperbesar risiko penyakit degeneratif.

Santan sering digunakan dalam masakan Nusantara, mulai dari rendang, gulai, hingga opor ayam.

Rasanya gurih dan membuat masakan lebih lezat.

Namun, menurut dr. Cahyono, konsumsi santan yang dipanaskan berulang kali bisa memicu kolesterol tinggi.

Kandungan lemak jenuhnya berpotensi menimbulkan penyumbatan pembuluh darah yang berisiko serangan jantung atau stroke.

Yang paling mendapat sorotan adalah susu olahan, terutama susu kental manis.

Minuman ini sering dianggap sebagai sumber gizi, padahal kandungan gulanya sangat tinggi dan bisa berdampak buruk bagi tubuh bila diminum terus-menerus.

“Kalau mau minum susu murni, susu dari sumbernya, susu sapi murni maksudnya itu susu sapi atau susu kambing murni ya,” kata dr. Cahyono.

Susu murni mengandung kalsium, protein, dan lemak sehat yang bermanfaat untuk tulang, otot, dan metabolisme tubuh.

Sementara susu olahan justru lebih banyak mengandung gula tambahan yang tidak memberi manfaat berarti.

dr. Cahyono menekankan bahwa hidup sehat bukan berarti tidak boleh makan enak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kesadaran untuk mengurangi konsumsi makanan yang disebutkan di atas harus mulai dibangun.

Mengganti nasi putih dengan nasi merah atau nasi jagung, mengganti gula pasir dengan pemanis alami, serta lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur adalah langkah kecil yang bisa membuat tubuh lebih sehat. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT