News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Kanker Serviks: Penyebab, Jenis, dan Cara Pencegahan Sejak Dini

Mengenal kanker serviks lebih dalam, mulai dari penyebab, jenis-jenisnya, hingga cara pencegahan yang bisa dilakukan sejak dini. Simak informasi lengkapnya!
Selasa, 23 September 2025 - 09:47 WIB
Kanker serviks
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Penyakit ini muncul pada leher rahim, yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim dengan vagina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, banyak perempuan yang baru menyadari keberadaan kanker serviks ketika sudah memasuki stadium lanjut, sehingga pengobatannya menjadi lebih sulit.

Padahal, kanker serviks sebenarnya bisa dicegah dan dideteksi lebih awal dengan pengetahuan serta langkah pencegahan yang tepat.

Penyebab kanker serviks

Ilustrasi Kanker Serviks
Ilustrasi Kanker Serviks
Sumber :
  • Gemini AI

 

Melansir dari Alodokter, kanker serviks bisa terjadi ketika sel-sel yang sehat mengalami perubahan atau mutasi. Mutasi ini menyebabkan sel-sel itu tumbuh tidak normal dan tidak terkendali, sehingga membentuk sel kanker.

Meski penyebab pasti perubahan pada gen sel-sel tersebut belum sepenuhnya dipahami, kondisi ini sering dikaitkan dengan infeksi human papillomavirus (HPV). Virus ini dapat menular terutama melalui aktivitas seksual.

Jenis-jenis kanker serviks

Kanker serviks terbagi atas dua jenis. Pertama, karsinoma sel skuamosa (KSS), jenis kanker ini yang paling sering terjadi. KSS bermula dari sel skuamosa serviks, yakni sel yang melapisi bagian luar leher rahim.

Berikutnya, adenokarsinoma yang merupakan jenis kanker serviks yang bermula di sel kelenjar pada saluran leher rahim.

Cara pencegahan kanker serviks

Risiko kanker serviks sebenarnya dapat diminimalisir dengan berbagai langkah pencegahan. Salah satu upaya utama adalah menjalani vaksinasi HPV yang berfungsi melindungi tubuh dari infeksi virus penyebab kanker serviks.

Selain itu, pemeriksaan pap smear secara rutin juga penting dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan sejak dini.

Gaya hidup sehat turut berperan besar, seperti menerapkan hubungan seksual yang aman, misalnya dengan penggunaan kondom atau setia pada satu pasangan, serta menghentikan kebiasaan merokok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deteksi dini menjadi faktor krusial dalam penanganan kanker serviks. Semakin cepat penyakit ini teridentifikasi, semakin besar pula peluang untuk sembuh, khususnya bila masih berada pada stadium awal dan segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT