News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Obat, dr. Zaidul Akbar Sebut Cukup Tambah 1 Bahan Ini Saat Bikin Sambal, Diabetes Bisa Lebih Terkontrol

Bukan obat, dr. Zaidul Akbar ungkap cara alami kontrol diabetes. Cukup ganti satu bahan ini saat membuat sambal, rasakan perubahannya dalam 7 hari.
Jumat, 19 September 2025 - 14:40 WIB
Ilustrasi Diabetes
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Diabetes menjadi salah satu penyakit kronis yang banyak diderita masyarakat Indonesia.

Gaya hidup modern, konsumsi makanan tinggi gula, serta minimnya aktivitas fisik sering kali memperparah kondisi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak penderita diabetes akhirnya bergantung pada obat-obatan medis untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Namun, dr. Zaidul Akbar, seorang praktisi kesehatan berbasis sunnah mengingatkan bahwa ada cara alami yang lebih sederhana untuk membantu mengontrol diabetes.

Salah satunya melalui pola makan sehat dan penggunaan bahan alami saat memasak.

Dalam salah satu kajiannya yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, dr. Zaidul Akbar menekankan pentingnya mengubah pola makan.

Menurutnya, banyak penyakit yang bisa hilang secara bertahap ketika seseorang mulai memperhatikan apa yang masuk ke dalam tubuh.

“Saya banyak sekali didapatkan orang-orang mereka itu ketika mereka mulai mengubah pola makan, penyakitnya hilang satu persatu hilang,” ujar dr. Zaidul Akbar.

Ia menambahkan, perubahan sederhana yang bisa dilakukan adalah berhenti mengonsumsi gula pasir selama tujuh hari.

“Nggak usah lama-lama, seminggu aja dulu. Anda nyetop makan gula pasir seminggu aja,” tegasnya.

Salah satu tips menarik dari dr. Zaidul Akbar adalah mengganti gula pasir dengan kurma ketika membuat sambel.

Menurutnya, kurma bisa menjadi bahan alami yang memberikan rasa manis sekaligus kaya nutrisi.

“Kalau saya mau bikin sambel pakai apa? Pakai kurma. Sambal andalan saya itu kurma, bawang merah, bawang putih, cabe rawit, garam, kasih kurma. Udah enak banget," jelasnya.

Dengan menambahkan kurma, sambel tidak hanya terasa lebih nikmat tetapi juga memberikan manfaat kesehatan.

Kurma diketahui memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan gula pasir, sehingga lebih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Selain mengganti gula pasir, dr. Zaidul Akbar juga mengingatkan agar masyarakat mulai mengurangi konsumsi tepung dan olahan berbasis terigu.

Menurutnya, makanan berbahan tepung dapat memicu lonjakan gula darah yang tidak baik untuk penderita diabetes.

“Coba seminggu aja latihan dulu, biar jangan terlalu terpaksa. Anda mengurangi produk yang berbasis terigu,” sarannya.

Tidak hanya itu, ia juga menekankan agar mengurangi makanan yang digoreng dengan minyak berulang kali.

Kebiasaan mengonsumsi gorengan justru membuat tubuh semakin rentan terhadap peradangan dan memperburuk kondisi metabolisme.

Saran lain yang diberikan dr. Zaidul Akbar adalah mengurangi konsumsi nasi putih.

Sebagai gantinya, penderita diabetes bisa memilih sumber karbohidrat kompleks lain seperti ubi, kentang, atau jagung.

Karbohidrat kompleks lebih lambat dicerna tubuh sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.

“Kalau saya lapar gimana? Jangan khawatir. Anda bisa makan kentang, ubi, jagung. Banyak kok pengganti nasi,” ujarnya.

dr. Zaidul Akbar juga memperkenalkan prinsip sederhana dalam menjaga pola makan, yakni 80% makanan sehat dan 20% boleh kompromi.

Artinya, sebagian besar makanan yang dikonsumsi sebaiknya berasal dari bahan alami seperti sayur, buah, dan protein sehat.

Sementara itu, hanya sebagian kecil saja yang bisa diisi dengan makanan lain yang mungkin tidak terlalu sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau sudah terbiasa, tubuh akan menolak makanan yang tidak sehat. Masuk micin nggak enak tenggorokan, masuk gula pasir lemes, akhirnya malas makan gitu-gituan,” pungkasnya.

Dengan perubahan sederhana ini, menurut dr. Zaidul Akbar, penderita diabetes bisa merasakan perbedaan signifikan hanya dalam waktu tujuh hari. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT