News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Risiko Penyakit Akibat Terlalu Sering Makan Seblak, Nomor 2 Paling Banyak Diderita!

Sering makan seblak memang enak, tapi kamu wajib waspadai dampak buruk yang mengintainya. Berikut ini 5 risiko penyakit akibat terlalu sering makan seblak.
Senin, 15 September 2025 - 09:26 WIB
ilustrasi seblak
Sumber :
  • unsplash/R Eris

tvOnenews.com Seblak memang jadi jajanan favorit banyak orang karena rasanya yang gurih dan pedas bisa bikin banyak orang ketagihan.

Namun, terlalu sering mengonsumsinya bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan. Ada beberapa penyakit yang berisiko muncul jika seblak dikonsumsi berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter sekaligus inflencer, Nadia Alaydrus, melalui akun instagram miliknya, pernah memaparkan soal bahaya konsumsi seblak yang berlebihan.

"Seblak ini sama kayak mie instan, kandungan paling tinggi yang ada di dalamnya adalah natrium," ujarnya.

Berikut, adalah risiko penyakit akibat terlalu sering makan seblak

ilustrasi seblak
ilustrasi seblak
Sumber :
  • unsplash/Roni Herdyanzah

 

1. Tekanan darah tinggi

Kandungan natrium yang tinggi dalam seblak bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi) yang jika dibiarkan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Garam berlebih dalam tubuh mengharuskan jantung memompa darah lebih cepat dan kuat, lama kelamaan hal tersebut bisa membuat organ-organ dalam tubuh merasa lelah.

2. Iritasi lambung

Meskipun bikin nagih, tapi bumbu pedas dalam seblak bisa membuat perut bermasalah, terutama untuk kamu yang punya lambung sensitif. Mengonsumsi makanan pedas akan meningkatkan produksi asam lambung yang bisa memicu iritasi lambung.

3. Risiko gangguan metabolisme

Selain tinggi natrium, seblak biasanya juga ditambahkan MSG untuk menambah rasa gurih. Jika dikonsumsi terlalu banyak, MSG bisa mengganggu metabolisme tubuh. Beberapa orang bahkan bisa mengalami efek samping seperti sakit kepala, mual, atau susah tidur.

MSG juga dapat memicu nafsu makan berlebih, sehingga membuat kita makan lebih banyak dari biasanya. Kebiasaan ini berisiko menyebabkan obesitas, yang kemudian bisa meningkatkan peluang terkena diabetes dan penyakit metabolik lainnya.

4. Gigi jadi berlubang dan sensitif

Bukan hanya bikin iritasi lambung, konsumsi seblak berlebih juga bisa merusak kesehatan mulut dan gigi. Bumbu pedas dalam seblak bersifat asam dan bisa merusak enamel gigi yang jika rusak akan buat gigi rentan berlubang dan sensitif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, bumbu pedas dalam seblak juga bisa memicu bau mulut yang akan sangat mengganggu jika tidak segera dibersihkan.

5. Memicu obesitas

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT