News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sarapan Jangan Pakai Nasi Uduk atau Roti, dr. Zaidul Akbar Bilang Pagi-pagi Sebaiknya Makan dengan Menu ini

Sarapan sehat ala dr. Zaidul Akbar bukan nasi uduk atau roti, tapi bisa diganti dengan beberapa pilihan menu sehat ini untuk energi di pagi hari. Apa saja?
Jumat, 12 September 2025 - 08:03 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube/drzaidulakbarofficial

tvOnenews.com - Sarapan adalah waktu makan yang sangat penting karena menjadi sumber energi utama untuk menjalani aktivitas sepanjang hari.

Banyak orang terbiasa sarapan dengan nasi uduk, roti tawar, atau makanan olahan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, menurut dr. Zaidul Akbar, kebiasaan tersebut kurang memberikan manfaat optimal bagi kesehatan tubuh.

Ia menyarankan beberapa menu sarapan sehat yang bisa menggantikan pola lama, sekaligus mendukung gaya hidup lebih baik.

Ilustrasi sarapan pagi

Kebiasaan minum teh manis di pagi hari memang sudah menjadi tradisi banyak orang Indonesia.

Akan tetapi, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk mulai beralih ke teh berbahan alami seperti kayu manis.

Kayu manis dipercaya memiliki banyak manfaat, salah satunya membantu mengontrol kadar gula darah serta meningkatkan metabolisme tubuh.

Dengan demikian, tubuh bisa mendapatkan energi lebih stabil sepanjang hari.

“Coba mulai tehnya kita itu diganti dengan teh bumbu. Jadi pagi-pagi itu minum teh kayu manis,” ujar dr. Zaidul Akbar melalui kanal YouTube Bamol TV.

Untuk memberikan rasa manis, sebaiknya gunakan madu alami, bukan gula pasir.

Bahkan, bisa ditambahkan kurma atau potongan buah segar untuk meningkatkan rasa sekaligus menambah nutrisi.

Bagi pecinta kopi, dr. Zaidul Akbar tetap memperbolehkannya, namun dengan catatan kopi yang diminum sebaiknya murni tanpa gula.

Kopi asli yang tidak dicampur dengan bahan tambahan lain mengandung antioksidan tinggi.

Kandungan tersebut bermanfaat untuk membantu pembakaran lemak serta meningkatkan fokus saat beraktivitas.

Minum kopi hitam tanpa gula juga dapat menjadi mood booster alami yang membuat suasana hati lebih positif.

Namun, penting untuk memilih kopi bubuk asli dan menghindari kopi instan dalam kemasan sachet karena biasanya mengandung bahan tambahan yang tidak baik bagi kesehatan jika dikonsumsi rutin.

Selanjutnya, pisang bisa dijadikan pilihan sarapan sehat.

Uniknya, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk mengonsumsi pisang beserta kulitnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi kalau ingin makan pisang, makan sama kulitnya. Kalau susah, diblender sama kurma sedikit,” jelasnya.

Kulit pisang mengandung serat tambahan dan nutrisi yang bermanfaat bagi pencernaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT