GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesiangan Bangun Tidur Langsung Ingin Sarapan? dr Zaidul Akbar Bilang Sebaiknya Tunggu Jam ini: Sebelum…

Bangun kesiangan langsung ingin sarapan nasi? dr Zaidul Akbar justru menyarankan hal tak terduga ini, ternyata pagi hari bukan waktu terbaik untuk makan berat.
Minggu, 11 Mei 2025 - 12:18 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Banyak orang yang terbiasa langsung menyantap sarapan usai bangun tidur, terutama saat bangun agak siang karena merasa perut sudah lapar.

Namun, menurut dr Zaidul Akbar, kebiasaan ini justru bisa berdampak kurang baik bagi tubuh jika tidak memperhatikan waktu dan jenis makanan yang dikonsumsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sarapan memang penting sebagai sumber energi untuk memulai aktivitas, tetapi tidak semua jenis makanan cocok dikonsumsi di pagi hari, apalagi jika sarapan dilakukan tergesa-gesa setelah bangun tidur.

Terutama di Indonesia, nasi masih dianggap makanan utama untuk mengenyangkan perut. Sayangnya, sarapan dengan nasi dan lauk pauk di pagi hari justru bisa memicu gangguan pencernaan.

Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube miliknya, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa waktu pagi hari bukanlah saat yang ideal untuk mengonsumsi makanan berat, terutama yang miskin enzim seperti nasi dan lauk-lauk yang digoreng.

Menurutnya, tubuh pada pagi hari sedang berada dalam fase alami untuk mengeluarkan racun dan sisa metabolisme semalam.

“Pagi-pagi itu tidak cocok makan makanan yang minus miskin enzim,” jelas dr Zaidul Akbar.

Ia menyarankan agar di pagi hari, orang cukup mengonsumsi air putih saja.

Hal ini karena hormon lapar manusia justru sedang berada pada titik terendahnya saat pagi hari, khususnya antara pukul 06.00 hingga 07.00 pagi.

Makan dalam kondisi hormon lapar rendah justru tidak ideal, karena bisa mengganggu sistem metabolisme.

“Lebih baik anda pagi-pagi tidak usah sarapan, minum saja cukup,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa pagi hari adalah fase detoksifikasi tubuh secara alami.

Salah satu buktinya, kata dia, adalah kebiasaan manusia untuk buang air besar di pagi hari.

Hal ini menunjukkan bahwa tubuh sedang berusaha mengeluarkan zat-zat yang tidak dibutuhkan.

“Makan di saat hormon makan lagi rendah bukan waktu yang tepat untuk makan,” tegas dr Zaidul Akbar.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mulai makan?

dr Zaidul Akbar menyarankan agar mulai makan menjelang siang hari, tepatnya sebelum masuk waktu Dzuhur atau sekitar pukul 11.00 ke atas.

Pada waktu tersebut, hormon lapar manusia berada di titik tertingginya, sehingga tubuh lebih siap untuk menerima asupan makanan dan mencernanya secara optimal.

“Kapan makannya, siang sebelum siang,” ujar dr Zaidul Akbar.

Untuk menu makanan yang direkomendasikan saat sarapan atau makan pertama di hari itu, ia menyarankan untuk memilih makanan segar dan kaya enzim, seperti buah-buahan.

Salah satu contoh yang ia sebutkan adalah rujak, namun rujak yang tidak pedas agar tidak merangsang asam lambung secara berlebihan.

“Coba makan rujak, habis makan itu ngantuk enggak, rujaknya nggak pedes ya, rujak biasa aja,” tambahnya.

Ia juga menyinggung pola makan ala Mediterania yang hanya makan sekali dalam sehari, dan dilakukan di siang hari.

Menurut dr Zaidul, cara ini sesuai dengan ritme hormon lapar alami tubuh, sehingga pencernaan pun menjadi lebih sehat.

“Biasanya menu mediterania itu sehari sekali dan siang, karena saat itu hormon lapar kita lagi tinggi-tingginya,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan dr Zaidul Akbar ini membuka wawasan baru tentang pentingnya memahami waktu makan dan kondisi tubuh, bukan sekadar mengikuti kebiasaan umum atau jam makan konvensional.

Sarapan, walau penting, tetap perlu disesuaikan dengan ritme tubuh dan jenis asupan yang tepat agar manfaatnya benar-benar terasa. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT