News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mimisan Bisa Sembuh dengan Makan Daging? dr Zaidul Akbar Bilang Sebaiknya…

Dr Zaidul Akbar ungkap pentingnya makan daging meski hanya sebulan sekali. Jangan diet ekstrem, protein hewani punya manfaat luar biasa untuk tubuh.
Minggu, 4 Mei 2025 - 21:01 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Masih banyak orang yang menghindari konsumsi daging, terutama daging merah, karena alasan kesehatan, gaya hidup, atau kepercayaan.

Namun menurut dr Zaidul Akbar, menghindari daging sepenuhnya justru bisa menimbulkan risiko kesehatan tertentu, terutama dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam salah satu sesi tanya jawab di kanal YouTube-nya, dr Zaidul Akbar membacakan pertanyaan dari seseorang yang mengaku anaknya sering mimisan 2–3 kali dalam sebulan.

Saat berkonsultasi ke dokter, ia disarankan agar anaknya rutin mengonsumsi daging merah.

Masalahnya, keluarga tersebut tidak terbiasa mengonsumsi daging.

Menanggapi hal ini, dr Zaidul Akbar memberikan penjelasan menarik dari sisi kesehatan sekaligus agama.

Ia menyampaikan bahwa dalam Islam, tidak dikenal konsep vegetarian secara penuh karena umat muslim dianjurkan untuk tetap mengonsumsi daging setidaknya sekali dalam setahun, yakni saat Idul Adha.

Menurutnya, ajaran ini mencerminkan bahwa konsumsi daging memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh manusia.

“Cuma sekadar mengingatkan saja bahwa Islam itu tidak mengenal vegetarian karena minimal sekali setahun kita harus makan daging, yaitu Idul Adha,” ujar dr Zaidul Akbar.

Ia juga menekankan bahwa daging, baik dari hewan darat maupun laut, memiliki manfaat besar untuk asupan nutrisi tubuh.

Kandungan protein hewani yang terdapat dalam daging sangat penting dan tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh protein nabati.

“Ya jadi jangan-jangan nggak makan daging. Makan aja. Mungkin nggak suka daging hewan darat, ya hewan laut banyak, karena memang dia bermanfaat tentunya buat asupan nutrisi,” jelasnya.

Dr Zaidul Akbar juga menjelaskan bahwa meskipun ada sumber protein lain seperti tempe yang berasal dari kedelai, kandungan nutrisinya tetap tidak setara dengan daging.

Ia menyebut bahwa fermentasi pada tempe memang membuatnya menjadi sumber protein yang bagus, namun tetap berbeda secara komposisi dengan protein hewani.

“Tempe saja, tempe itu kan sebenarnya protein ya, karena kedelai, kacang, tapi dengan fermentasi dia sangat luar biasa. Tetap tidak akan bisa sama dengan kandungan daging atau protein hewan,” terang dr Zaidul Akbar.

Meski demikian, ia memberikan alternatif bagi yang kesulitan atau tidak menyukai daging merah.

Konsumsi ikan laut bisa menjadi pilihan karena tetap mengandung protein hewani dan asam lemak omega-3 yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.

“Kalau mau tanya penggantinya apa, mungkin tempe lah, tempe atau daging-daging ikan seperti itu,” tambahnya.

Dalam dunia kesehatan, daging merah dikenal kaya zat besi heme yang mudah diserap tubuh.

Kandungan ini sangat penting terutama bagi anak-anak, wanita hamil, dan orang-orang yang rentan terhadap anemia atau kekurangan zat besi.

Oleh karena itu, dr Zaidul Akbar menekankan pentingnya konsumsi daging walau tidak sering.

Ia menyarankan untuk tetap mengonsumsi daging minimal sebulan sekali agar kebutuhan nutrisi tubuh tetap terpenuhi dengan baik.

Tak hanya itu, dr Zaidul Akbar juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak memilih jenis daging yang dikonsumsi.

Ia menyarankan agar memilih daging dari hewan yang sehat dan diolah dengan cara yang alami dan sehat, bukan yang penuh pengawet, penggemuk sintetis, atau bahan-bahan kimia tambahan.

Hal ini penting agar manfaat dari daging yang dikonsumsi bisa dirasakan maksimal tanpa membebani kerja organ pencernaan maupun hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan penjelasan ini, dr Zaidul Akbar berharap masyarakat tidak lagi terlalu takut atau menghindari konsumsi daging sepenuhnya.

Karena selain nilai gizinya yang tinggi, dalam ajaran agama pun daging memiliki posisi penting sebagai bagian dari pola makan seimbang yang sesuai fitrah manusia. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT