News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sarapan Pagi Bukan Jam 6, 7, apalagi 8, Justru Kata dr Zaidul Akbar Sebaiknya Makan saat...

Mulai ganti waktu sarapan, jangan lagi di jam 6 hingga 8 pagi, dr Zaidul Akbar ungkap waktu sarapan yang bagus itu bukan di pagi hari, lalu kapan sebaiknya?
Selasa, 3 Desember 2024 - 10:20 WIB
dr Zaidul Akbar jelaskan penelitian pria perut buncit
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube dr Zaidul Akbar Official

tvOnenews.com - Ternyata waktu makan sarapan pagi yang terbaik bukan di jam 6, 7, ataupun 8 menurut dr Zaidul Akbar.

Biasanya orang-orang akan melakukan santap sarapan pagi di jam 6 hingga 8.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terutama bagi mereka yang akan berangkat kerja atau sekolah, waktu tersebut dimanfaatkan untuk sarapan.

Bahkan tak jarang sarapan yang dikonsumsi dalam jumlah banyak dengan tujuan agar mendapat energi yang cukup hingga sore nanti.

Namun ternyata waktu sarapan yang terbaik bukanlah di jam 6 hingga 8.

Lantas kapankah waktu sarapan yang bagus untuk tubuh?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube  dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang sarapan.

Walaupun terdengar sepele, persoalan waktu sarapan ini ternyata punya pengaruh besar bagi kesehatan.

Pasalnya, waktu makan ini berkaitan erat dengan kinerja organ tubuh manusia.

Termasuk juga persoalan porsi makan, itu punya pengaruh besar terhadap jalannya pencernaan.

Menurut dr Zaidul Akbar, jika ingin sarapan, maka sebaiknya dilakukan sebelum subuh atau di waktu sahur.  

"Kalau Anda pengen tetap makan (sarapan) maka makannya sebelum subuh," ujar dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa selama ini banyak yang keliru karena makan sarapan di waktu yang salah.

Adapun waktu terbaik untuk makan adalah ketika hormon lapar sedang tinggi.

"Makan terbaik kapan, makan terbaik itu waktu hormon laparnya lagi tinggi-tingginya kapan, siang," ungkap dr Zaidul Akbar.

Oleh karena itulah sebenarnya sarapan di jam 6 hinga 8 pagi itu kurang tepat karena hormon laparnya sedang rendah.

"Jadi challengenya gimana, caranya begitu nanti. Jadi jam 7 sampai jam 8 pagi temen-temen sekalian saat ini, di jam ini, hormon lapar kita lagi rendah-rendahnya," kata dr Zaidul Akbar.

"Hormon lapar ya, namanya ghrelin artinya kalau Anda makan pada jam tujuh atau jam delapan bukan merupakan waktu yang tepat untuk makan. Kalau Anda pengen tetap makan maka makannya sebelum subuh," lanjutnya.

Menurut dr Zaidul Akbar, waktu terbaik untuk sarapan sebenarnya adalah di waktu sahur.

Namun tetap jangan berlebihan porsinya dan utamakan asupan gizinya.

"Islam mengajarkan namanya apa sahur, itu makan yang paling baik, bukan paling baik, itu makan yang terbaik untuk saat itu gitu kan," terang dr Zaidul Akbar.

"Apa yang dimakan, ini yang kita perlu pahami. Zaman sekarang banyak orang enggak ngerti apa yang dimakan," lanjutnya.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT