News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rahasia Orang Korea, China, Jepang Tetap Sehat Meski Hobi Makan Mie Instan, dr Zaidul Akbar Bongkar Caranya yang Beda dengan Orang Indonesia

Dr. Zaidul Akbar, menjelaskan tentang pola konsumsi mie instan di negara Jepang, Korea, dan China tersebut yang berbeda dari Indonesia. Orang disana tetap sehat
Sabtu, 30 November 2024 - 10:25 WIB
Rahasia Orang Korea, China, Jepang Tetap Sehat Meski Hobi Makan Mie Instan, dr Zaidul Akbar Bongkar Caranya yang Beda dengan Orang Indonesia
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Banyak yang heran, mengapa orang Korea, China, dan Jepang tetap sehat meski sering konsumsi mie instan?

Mie instan telah menjadi makanan favorit di berbagai negara, termasuk Korea, China, dan Jepang. Meski sering dikonsumsi, orang-orang di negara-negara ini tetap terlihat sehat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa rahasia makan mie instan namun tetap sehat? 

Dr. Zaidul Akbar, seorang praktisi kesehatan, memberikan penjelasan tentang pola konsumsi mie instan di negara-negara tersebut yang berbeda dari Indonesia.

Menurut dr. Zaidul Akbar, rahasianya terletak pada cara orang Korea, China, dan Jepang mengolah mie instan. 

Mereka biasanya menambahkan sayuran segar, protein seperti telur atau daging, serta bumbu alami ke dalam masakan mereka. 

Dengan cara ini, mie instan menjadi lebih bergizi dan seimbang. Budaya makanan di negara-negara tersebut juga mengutamakan kualitas dan keberagaman, sehingga asupan nutrisi mereka tetap terjaga.

Orang Korea Selatan, China, dan Jepang Sering Makan Mie Instan tapi kok Lebih Sehat dari Orang Indonesia dr Zaidul Akbar Ungkap Kebiasaan Ini Yang Jadi Alasannya
Orang Korea Selatan, China, dan Jepang Sering Makan Mie Instan tapi kok Lebih Sehat dari Orang Indonesia dr Zaidul Akbar Ungkap Kebiasaan Ini Yang Jadi Alasannya
Sumber :
  • istockphoto

 

Selain itu, pola hidup aktif masyarakat di negara-negara tersebut turut berperan penting. 

“Orang-orang di sana suka jalan kaki. Kalau Anda pernah pergi ke Hongkong, itu luar biasa. Saya pernah menghitung ada hampir 14 ribu langkah kalau kita mau naik MRT,” ungkap dr. Zaidul Akbar melansir dari YouTube Zaidul Akbar.

“Itu jauh banget, 14 ribu langkah, bisa berapa kilo. Jadi setiap hari kalorinya kebakar. Kalau di kita kan nggak gitu masalahnya,” tambahnya.

Berbeda dengan di Indonesia, mie instan sering dikonsumsi secara berlebihan tanpa tambahan nutrisi. Akibatnya, dampak buruk dari konsumsi mie instan lebih mudah dirasakan. 

Selain itu, pola konsumsi masyarakat Indonesia cenderung kurang seimbang, dengan dominasi makanan olahan yang rendah nutrisi. 

Rahasia Orang Korea, China, Jepang Tetap Sehat Meski Hobi Makan Mie Instan, dr Zaidul Akbar Bongkar Caranya yang Beda dengan Orang Indonesia
Rahasia Orang Korea, China, Jepang Tetap Sehat Meski Hobi Makan Mie Instan, dr Zaidul Akbar Bongkar Caranya yang Beda dengan Orang Indonesia
Sumber :
  • Istockphoto

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Dr. Zaidul Akbar juga menyoroti pentingnya menghindari makanan yang dipanaskan berulang kali. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT