News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Makan Bakso, Kata dr Zaidul Akbar Ada Bahaya Mengintai Khususnya bagi Wanita: Bisa Merusak...

Apakah Anda merupakan salah satu orang yang menjadikan bakso sebagai makanan favorit? Dr Zaidul Akbar mengatakan bahwa mengonsumsi bakso ternyata berdampak...
Rabu, 30 Oktober 2024 - 22:54 WIB
Dr Zaidul Akbar | ilustrasi bakso
Sumber :
  • YouTube/dr. Zaidul Akbar Official dan Vecteezy/andsx

tvOnenews.com - Bakso menjadi salah satu hidangan kaki lima yang kerap ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Bahkan, bakso juga dijual di restoran hingga menjadi hidangan bintang lima.

Banyak orang Indonesia yang menyukai makanan satu ini. Selain mengenyangkan, bakso juga memiliki isian beragam serta kuah yang gurih. Ditambah sambal dan saus pedas, dijamin hidangan tersebut akan ludas dalam hitungan menit saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, mulai sekarang Anda tampaknya lebih harus berhati-hati untuk menyantap makanan satu ini. Sebab, menurut dr Zaidul Akbar, bakso memiliki banyak masalah untuk kesehatan dan kesuburan wanita.

tvonenews

 

Dalah sebuah cuplikan video yang viral di media sosial, dr Zaidul Akbar menyampaikan, bahwa ada bahaya dari semangkuk bakso bagi kesehatan tubuh dan organ kewanitaan.

Dr Zaidul Akbar menjelaskan, bahwa bakso tinggi terhadap lemak dan bahan pengawet. Hal itu pun akan berdampak negatif pada siklus menstruasi serta kesehatan organ reproduksi wanita secara keseluruhan. 

 

"Saya kadang-kadang prihatin gitu kan lihat ibu-ibu gitu atau mbak-mbak pinggir jalan makan maaf bakso, mie ayam segala macam dia nggak sadar," ungkap dr Zaidul Akbar.

"Dia rutinkan kayak begitu terus-menerus susah punya keturunan nanti serius. Karena apa, karena banyak sekali masalah di makanan tadi," sambungnya.

 

dr Zaidul Akbar
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube/drzaidulakbarofficial

 

 

Lebih lanjut, dr Zaidul Akbar menyampaikan, bahwa mengonsumsi makanan pedas serupa juga bisa membahayakan siklus menstruasi.

"Khususnya wanita yang mensnya bermasalah. Bermasalah itu ada beberpaa jenis, ada tiga, saya coba rangkum, pertama nyeri yang berlebihan, kemudian waktu yang pro-long makin lama, yang ketiga darahnya berlebihan," jelas dr Zaidul Akbar.

"Jadi kalau sudah tiga indikator mens ini terjadi maka coba cek list di makanannya apa yang dimakan tiap hari," tambahnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dr Zaidul Akbar bahkan sampai menegaskan, bahwa asal muasal berbagai penyakit itu berawal dari usus yang bermasalah.

"Semua yang tadi saya katakan asal muasalnya berasal dari usus. Kalau ususnya benar baik, karena 80 persen sistem imun kita dibuat di usus," jelas dr Zaidul Akbar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT