News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Terlambat, Tolong Mulai Sekarang Berhenti Minum Jus Buah, Meski Rasanya Enak dr Zaidul Akbar Bilang Bisa...

Banyak yang beranggapan jus buah sangat sehat dan cocok untuk diet karena memiliki bahan utama buah. Namun dr Zaidul Akbar tidak menganjurkannya, karena...
Selasa, 23 April 2024 - 23:39 WIB
dr Zaidul Akbar tidak menganjurkan untuk terlalu sering minum jus buah
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Buah menjadi salah satu makanan sehat yang sangat dianjurkan oleh banyak pakar kesehatan, namun tidak dengan jus buah.

Padahal, jus buah sangat nikmat dan menyegarkan untuk diminum terutama saat cuaca panas dan terik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang beranggapan jus buah sangat sehat dan cocok untuk diet karena memiliki bahan utama buah. 

Selain itu, jus buah juga sebagai pilihan bagi orang yang kurang menyukai untuk makan buah. 

Namun, seorang dokter sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar mengingatkan untuk tidak terlalu sering meminum jus buah.

Lantas, mengapa jus buah tidak dianjurkan untuk sering diminum?

Seperti apa penjelasan dari dr Zaidul Akbar mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.


dr Zaidul Akbar. (Ist)

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan pada kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official, awalnya dr Zaidul Akbar mengatakan salah satu cara untuk hidup sehat yaitu rutin konsumsi buah dan sayuran.

Buah yang disarankan oleh dr Zaidul Akbar untuk konsumsi agar dapat menjaga kesehatan yaitu buah alpukat, terutama baik untuk bagian pencernaan.

Menurut dr Zaidul Akbar, cara mengonsumsi alpukat ini sangat mudah dan sederhana, cukup dikerok dan ditambah sedikit madu.

Meski baik untuk kesehatan, dr Zaidul Akbar tidak menyarankan alpukat dijadikan jus buah.
Justru dr Zaidul Akbar menyarankan agar mengurangi konsumsi jus buah.

"Enggak usah dijus, mulai biasakan makan itu dikunyah, jangan dikit-dikit dijus," saran dr Zaidul Akbar pada tayangan dr Zaidul Akbar Official.

"Boleh dijus, tapi kalau saya lebih senang dimakan," sambungnya.

Bukan tanpa alasan, ternyata menurutnya jus dapat membahayakan tubuh bila sering meminumnya, seperti meningkatnya kadar gula.

"Kalau dijus gulanya naik," ujarnya.

"Satu atau dua jeruk yang anda makan dikunyah mulut dengan dijus di blender, beda nasib gulanya ketika masuk ke tubuh anda," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesekali boleh minum jus buah tapi jangan biasakan, apalagi menambahkan gula pada buah yang sudah manis.

"Mangkanya jangan sering-sering jus buah, sekali-kali silakan, apalagi jika buahnya sudah manis jangan tambah manis lagi dengan gula pasir," tandasnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT