News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heran, Padahal Sudah Sikat Gigi dan Pakai Deodoran, kok Masih Bau Mulut dan Bau Badan? dr Zaidul Akbar Akhirnya Ungkap Hal ini, Ternyata...

dr Zaidul Akbar menjelaskan kenapa meski sudah pakai deodorant dan sikat gigi akan tetapi masih bau badan dan bau mulut. Menurutnya hal ini disebabkan karena
Kamis, 15 Februari 2024 - 20:40 WIB
Heran, Padahal Sudah Sikat Gigi dan Pakai Deodoran, kok Masih Bau Mulut dan Bau Badan dr Zaidul Akbar Akhirnya Ungkap Hal ini, Ternyata...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Dokter sekaligus pendakwah yang dikenal lewat Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar dalam sebuah kesempatan menjelaskan alasan seseorang masih bau mulut dan bau badan.

Meskpun sudah sikat gigi dan pakai deodorant, akan tetapi sebagian orang masih tetap dihantui dua rasa kurang nyaman tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan terkadang, hal ini dapat membuat orang lain disekitarnya tidak nyaman, namun enggan untuk menegurnya.

dr Zaidul Akbar menjelaskan alasan mengapa seseorang masih bau mulut dan bau badan meskipun sudah menyikat gigi dan memakai deodoran. 

Karena biasanya seseorang tidak akan sadar jika dirinya bau mulut dan bau badan dan membuat orang disekitarnya tidak nyaman.

Pada umumnya, orang yang merasa bau mulut dan bau badan akan berusaha melakukan berbagai cara untuk menghilangkan rasa tidak nyaman tersebut.

Menurutnya ada faktor lain dalam tubuh yang bisa menyebabkan hal tersebut, salah satunya adalah asam dalam tubuh.

Dokter Zaidul Akbar menyampaikan jika dalam tubuh manusia terkandung senyawa asam yang menjadi penyebab bau mulut dan bau badan.

Tak hanya itu, tingginya kadar asam dalam tubuh juga menyebabkan air seni dan bab juga menjadi berbau tidak sedap dan menyengat.

"Tanda-tanda orang asam apa? mulut bau, kencing bau, badan bau, BAB bau, semuanya bau. Asam. Pikirannya pun asam," terang dr Zaidul Akbar.

Tingginya Kadar Asam Dalam Tubuh Menjadi Penyebab Bau Mulut dan Bau Badan

Dilansir dari YouTube Nur Falaq, Kamis (15/2/24), dr Zaidul Akbar juga menambahkan bahwa pikiran yang asam juga bisa mempengaruhi hal tersebut.

Seperti banyaknya keluhan dalam hidup, dan kurang bersyukur ternyata dapat membuat kadar asam dalam tubuh seseorang mengalami peningkatan. 

Ilustrasi bau mulut disebabkan oleh kadar asam tinggi dalam tubuh. Source: istockphoto

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pikiran asam itu gimana? Gak ada sehat-sehatnya dia. Pagi, siang malam, keluhan, itu asam," sambung penggagas Jurus Sehat Rasulullah tersebut.  

Tak hanya itu saja, tingginya kadar asam pada tubuh juga menjadi salah satu penyebab osteoporosis pada tulang. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT