News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiba-tiba Suami Jadi Gagah Perkasa jika Rutin Sarapan Pagi Makan Ini, Kata dr Zaidul Akbar Makanlah...

Jika suami dibiasakan sarapan pagi makan ini, maka kata dr Zaidul Akbar akan membuat jadi gagah dan perkasa, coba ganti menu sarapan agar jadi gagah perkasa.
Selasa, 13 Februari 2024 - 15:41 WIB
dr Zaidul Akbar, sarapan pagi agar suami gagah perkasa
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Ternyata urusan makanan saat sarapan pagi bisa berpengaruh pada keperkasaan dan kegagahan seorang suami.

Maka jangan kaget jika suami tiba-tiba jadi gagah perkasa setelah mengonsumsi makanan yang tepat untuk sarapan pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pilihan sarapan yang tidak tepat akan membuat suami-suami mengalami penurunan keperkasaan.

Bahkan bukan tidak mungkin menjadi lebih mudah terserang penyakit berbahaya.

 

Lantas apa yang harus dikonsumsi agar bisa hidup lebih sehat dan suami gagah perkasa?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang sarapan agar suami tetap gagah perkasa.

Dalam salah satu kajiannya, dr Zaidul Akbar menerangkan tentang betapa gagah dan perkasanya sosok khalifah di masa lalu.

Menurut dr Zaidul Akbar, salah satu rahasia gagah dan perkasanya khalifah adalah pola hidup sehat yang mereka tekuni.

Di antaranya adalah terkait pola makan yang dipilih oleh khalifah. 

"Gagah khalifah itu, sosok yang perkasa, pasti makan juga baik," ungkap dr Zaidul Akbar tentang sosok khalifah yang bisa dijadikan acuan bagi suami-suami zaman sekarang.

"Khalifah tuh enggak makan cireng, cilok, seblak, enggak dimakan sama khalifah," lanjutnya.

Oleh karena itu, dr Zaidul Akbar menganjurkan pola makan yang sehat dimulai dari sarapan.

Karena untuk sarapan, banyak orang yang masih keliru, memakan terlalu banyak makanan serta pilihan menu yang tidak sehat.

"Saran saya, mulai pagi, karena pagi tuh sering banget orang makan kayak makan siang, ada nasi gorenglah, nasi uduk," kata dr Zaidul Akbar.

Maka cobalah sejak pagi mengonsumsi makanan seperti yang dikonsumsi oleh khalifah.

"Pagi-pagi coba makan seperti makannya khalifah," ujar dr Zaidul Akbar.

Di antara menu sarapan terbaik seperti yang dicontohkan oleh khalifah menurut dr Zaidul Akbar adalah buah-buahan.

"Buah gitu kan," kata dr Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr Zaidul Akbar, dengan pola makan yang sehat maka dari tampilan wajah pun akan terlihat perbedaannya.

Tidak hanya gagah perkasa, orang yang selalu menjaga pola makan akan memiliki wajah yang bersih tanpa adanya noda-noda atau kotoran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT