News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Uang untuk Beli Skincare Mending Buat ke Tukang Sayur Cari Ikan Ini, Kulit Kencang Perut Kenyang Kata dr Zaidul Akbar

Ternyata, kulit bisa kencang tanpa skincare dengan mengonsumsi ikan ini kata dr Zaidul Akbar, mulai sekarang coba makan ikan ini untuk mendapatkan kulit kencang
Senin, 6 November 2023 - 08:21 WIB
dr Zaidul Akbar, makan ikan ini agar kulit kencang tanpa skincare
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Mulai sekarang kalau ada tukang sayur jangan lupa beli ikan ini agar bisa mendapatkan kulit yang kencang tanpa harus pakai skincare.

Siapa sangka mengencangkan kulit tanpa skincare salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi ikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara ini bisa membuat kulit kencang sekaligus perut kenyang.

Sehingga tidak perlu lagi hemat uang agar bisa beli skincare, lebih baik beli ikan ini agar kulit kencang dan kesehatan terjaga.

Ikan apakah itu?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang ikan yang bisa dipakai untuk mengencangkan kulit tanpa skincare.

Berbicara soal bahan alami untuk mengencangkan kulit, dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa ikan memiliki banyak kandungan kolagen.

Kolagen ini sangat penting sebagai bahan pengencang kulit yang juga sering dipakai oleh produk-produk skincare.

"Termasuk juga ikan, banyak sekali kalau kita bicara salah satu sumber mineral atau bahan yang baik yaitu kolagen, ikan itukan banyak kolagennya," ungkap dr Zaidul Akbar.

"Buat mengencangkan kulit, kolagen," lanjutnya.

Oleh karenanya, sebenarnya sangat mudah untuk mengencangkan kulit tanpa skincare yakni dengan konsumsi ikan secara rutin untuk mendapatkan manfaat kolagennya.

Atau jika tidak suka dengan ikan, dr Zaidul Akbar menyarankan untuk konsumsi versi kaldunya.

"Bisa pakai kaldu tulang, bisa pakai kaldu jamur, atau kalau enggak, kaldu ikan juga bisa," kata dr Zaidul Akbar.

Salah satu ikan yang dianjurkan oleh dr Zaidul Akbar adalah ikan gabus. 

Selain dalam versi daging, dr Zaidul Akbar juga menganjurkan ikan gabus yang sudah diolah menjadi kaldu.

"Saya kemarin beli tuh, jadi dia sarinya kaldu dari ikan gabus, itu MasyaAllah," ungkap dr Zaidul Akbar.

Apapun makananannya, dr Zaidul Akbar menyarankan untuk menambahkan kaldu ikan gabus ke dalamnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu kalau habis pakai masukin kulkas aja nanti dia beku, itu ambil sedikit, makanan apa aja campurin itu bagus banget," kata dr Zaidul Akbar.

Bukan hanya bagus untuk kulit, kaldu ikan gabus juga sangat baik untuk kesehatan tulang, jantung, dan pencernaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT