News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Sudah Sikat Gigi dan Pakai Deodoran, Tapi Kok Masih Bau Mulut dan Badan? dr Zaidul Akbar Ungkap Tips Ampuh ..

Dalam salah satu kajiannya, dr Zaidul Akbar menjelaskan mengapa ada orang masih bau mulut dan juga bau badan meski sudah sikat gigi dan pakai deodoran. (30/10)
Senin, 30 Oktober 2023 - 19:23 WIB
Meski sudah sikat gigi dan pakai deodoran, tapi kok masih bau mulut dan badan? dr Zaidul Akbar ungkap tips ampuh.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Freepik

tvOnenews.com - Dalam salah satu kajiannya, dr Zaidul Akbar menjelaskan mengapa ada orang masih bau mulut dan juga bau badan meski sudah sikat gigi dan pakai deodoran.

Kesehatan gigi dan mulut terkadang menjadi hal yang sering diabaikan hingga akhirnya muncul masalah seperti karang gigi dan bau mulut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjaga gigi putih sangat penting, terutama yang harus mengutamakan penampilan dalam kegiatan sehari-hari.


Meski sudah sikat gigi dan pakai deodoran, tapi kok masih bau mulut dan badan? dr Zaidul Akbar ungkap tips ampuh.

Sebagian orang tidak sadar jika dirinya bau mulut dan bau badan, sheingga membuat orang lain tidak nyaman.

Tak ayal, beberapa orang yang menyadari akan hal ini melakukan berbagai cara seperti rajin sikat gigi, pakai deodoran dan parfum yang banyak untuk mengurangi bau badan.

Adapun penyebab bau mulut dan bau badan menurut dr Zaidul Akbar, simak selengkapnya di bawah ini.

Menurut dr Zaidul Akbar ada hal lain dalam tubuh yang menyebabkan itu semua, yaitu asam.

Dokter sekaligus penulis Juru Sehat Rasulullah itu menyampaikan bahwa ada tanda-tanda badan seseorang itu asam, salah satunya mulut bau.

"Tanda-tanda orang asam apa? mulut bau, kencing bau, badan bau, BAB bau, semuanya bau. Asam. Pikirannya pun asam," terang dr Zaidul Akbar, dilansir dari YouTube Nurfalaq, Jumat (20/10/23).

Selain itu, Alumni Kedokteran Universitas Diponegoro itu menambahkan, bahwa pikiran asam juga bisa membuat seseorang mengalami kadar asam tinggi dalam tubuh, yaitu banyaknya keluhan dalam hidup.

"Pikiran asam itu gimana? gak ada sehat-sehatnya dia, pagi, siang, malam, keluhan, itu asam." lanjutnya menjelaskan.

Tak hanya itu, menurut dr Zaidul Akbar, salah satu penyebab penyakit osteoporosis adalah tingginya kadar asam tinggi pada tubuh.

"Osteoporosis terjadi karena asam. Terlalu asam badannya," ungkap dr Zaidul Akbar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tingginya kadar asam dalam tubuh juga dipengaruhi oleh makanan yang masuk serta adanya masalah pada lambung. 

Jika makanan yang dikonsumsi mengandung asam, maka hal ini akan dikonversi mejadi keringat, dan keringat ini yang kemudian mengeluarkan bau tidak sedap atau bau badan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT