News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Terlambat, Tolong Stop Kebiasaan Cuci Mulut Pakai Buah Setelah Makan, Kata dr Cahyono Sebaiknya...

Mulai sekarang tolong stop kebiasaan cuci mulut pakai buah setelah makan, bukan karena tidak sehat, kata dr Cahyono begini jika buah dimakan setelah makan.
Kamis, 26 Oktober 2023 - 20:22 WIB
dr Cahyono, jangan makan buah setelah makan
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Tidak sedikit orang yang memiliki kebiasaan cuci mulut makan aneka buah setiap selesai makan.

Ternyata menurut dr Cahyono, cuci mulut makan buah setelah makan bukan hal yang dianjurkan dalam dunia kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengapa kebiasaan cuci mulut pakai buah disebut keliru oleh dr Cahyono?
 
Lantas apa yang sebaiknya dilakukan agar sehat dengan makan buah?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Ruby Gee, berikut penjelasan dr Cahyono tentang cuci mulut makan buah setelah makan.

Dalam salah satu kajiannya, dr Cahyono secara tegas dan jelas mengajak untuk tidak makan buah setelah makan.

"Makan buah jangan setelah makan," kata dr Cahyono.

Padahal, kebiasaan makan buah ini sering dilakukan oleh banyak orang karena dianggap sehat.

Ternyata, justru makan buah setelah makan merupakan hal yang keliru.

dr Cahyono tegas menyebut istilah cuci mulut makan buah setelah makan adalah hal yang sudah tidak berlaku lagi sekarang.

"Ada istilah cuci mulut, enggak berlaku sekarang," ujar dr Cahyono.

Mengapa demikian?

dr Cahyono mengungkapkan bahwa makan buah setelah makan itu keliru, yang benar itu buah sebaiknya dikonsumsi sebelum makan.

Setidaknya 15 menit sebelum makan adalah waktu terbaik untuk makan buah, bukan sesudahnya.

"Ya telat pak, jadi kalau makan buah itu sebelum makan," kata dr Cahyono.

"Yang bagus itu 15 menit sebelum makan nasi," lanjutnya.

dr Cahyono kemudian menjelaskan lebih rinci alasan mengapa makan buah sebaiknya sebelum makan.

"Tujuan makan buah apa, buah mengandung antioksidan, itu obat penawar oksidasi," jelas dr Cahyono.

"Kalau kita kebanyakan makan gorengan berarti ada oksidasi kan, di situ terjadi oksidasi, dinetralisir oleh buah," sambungnya.

Oleh karena itu, cobalah makan buah sebelum makan, bukan setelah makan karena menurut dr Cahyono itu sudah terlambat dan tidak mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

"Makanya makan buah sebelum makan," ujar dr Cahyono.

"Kalau makan buah setelah makan ya terlambat gitu lho ya," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


(far)


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT