News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anda Laki-laki dan Suka Kencing Berdiri? Mulai Sekarang Tolong Diubah, dr Cahyono Jelaskan Alasan Logisnya

Bagi Anda kaum laki-laki dan masih suka kencing berdiri, dr Cahyono menyarankan untuk mulai sekarang diubah ke kencing jongkok agar menghindarkan dari penyakit
Rabu, 18 Oktober 2023 - 16:04 WIB
Kolase foto ilustrasi kencing - dr Cahyono
Sumber :
  • Freepik - Tangkapan layar Youtube

tvOnenews.com - Bagi Anda kaum laki-laki dan masih suka kencing berdiri, dr Cahyono menyarankan untuk mulai sekarang diubah ke kencing jongkok agar menghindarkan dari penyakit prostat.

“Biasanya prostat terkena pada laki-laki usia di atas 60 tahun dan ternyata hasil penelitian sakitnya prostat ini ada hubungannya dengan gaya hidup yang keliru,” kata dr Cahyono. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gaya hidup salah yang dimaksud adalah kencing berdiri, sementara Rasulullah  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ sudah mengajarkan cara kencing dengan jongkok. 

Lantas apa hubungannya kencing berdiri dengan penyakit prostat? 

Seseorang dengan kebiasaan kencing berdiri sedari muda tentunya akan berpotensi menyisakan urine di dalam kandung kemihnya. 

“(Sisa urin) itu berpotensi mengendap di dalam dan menjadi infeksi,” jelas dr Cahyono.

Dengan kencing jongkok kandung kemih akan dibantu tekanan dari perut dan otot-otot pinggul sehingga semua urine yang ada akan keluar sempurna. 

“Singkat kata, sakitnya kita karena gaya hidup kita yang salah dan tidak sesuai apa yang sudah dicontohkan oleh Nabi,” terang dr Cahyono. 

Dr Cahyono: Begitu pula dengan makan berdiri

Selain kebiasaan kencing berdiri, di era modern ini kala berpesta ada istilahnya standing party atau pesta makan berdiri.

“Sementara Rasulullah sudah ngajarin makannya duduk atau bersila. Makan dengan tangan kanan, pakai jari-jari,” katanya.

Selain itu Nabi Muhammad juga mengajarkan agar garam tidak dicampur ke masakan. Sebab garam yang dipanaskan akan mengubah sifatnya menjadi tidak baik untuk tubuh.

“Jadi, kalau beliau masak itu nggak pernah garam dicampur ke makanan,” terang dr Cahyono.

“Misalnya ingin sedikit asin ya ditambahkan setelah makanan siap disantap,” imbuhnya.

Selain itu Nabi Muhammad  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ tidak pernah menggabungkan antara karbohidrat dan protein dalam sekali makan. Contohnya ketika makan daging tidak pernah menggunakan roti atau gandum.

“Jadi kalau makan daging beliau campurannya minyak zaitun dengan buah dan sayur-sayuran,” terangnya.

Daging yang dicampur dengan nasi menurut dr Cahyono menyebabkan masyarakat Indonesia yang jarang makan daging tapi memiliki tingkat serangan jantung tinggi. 

“Sementara orang Arab itu kalau makan daging doyan tapi ternyata sakit jantung koroner dan stroke di negeri Arab itu rendah, dibandingkan dengan Indonesia jauh lebih banyak,” katanya. 

Maka dari itu dr Cahyono mengajak agar masyarakat Indonesia tidak takut berlebihan terhadap daging karena dianggap hipertensi, kolesterol, atau stroke. 

“Jangan takut sama daging kambing atau sapi. Nggak apa-apa makan sate silakan, karena yang menyebabkan kita sakit itu bukan dagingnya tapi bumbunya, santannya, garamnya yang terlalu berlebihan,” paparnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu  dr Cahyono mengajak agar menghentikan kebiasaan makan malam yang memperberat kinerja organ tubuh saat beristirahat. (amr)

Dapatkan terus artikel-artikel bermanfaat tentang kesehatan dengan mengikuti tvOnenews.com di sini (Google News).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT