News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas Masih Muda Udah Sering Lupa alias Pikun, Ternyata gara-gara Suka Tidur di Waktu Ini Kata dr Cahyono

Siapa sangka pikun bisa terjadi hanya karena tidur, dr Cahyono ingatkan kebiasaan tidur di waktu ini bisa menyebabkan pikun atau gampang lupa walau masih muda.
Selasa, 12 September 2023 - 07:31 WIB
dr Cahyono, kebiasaan tidur yang bikin pikun
Sumber :
  • YouTube dan pexels

tvOnenews.com - Pikun atau sering lupa biasanya dialami oleh orang-orang yang sudah mulai memasuki usia lanjut karena memang terjadi penurunan kualitas daya ingat dan otaknya.

Namun ternyata di usia muda pun pikun sudah bisa terasa akibat gaya hidup yang sembarangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu hal yang membuat mudah pikun adalah tidur di waktu-waktu tertentu.

Tanpa disadari, tidur di waktu tersebut memicu pikun sehingga daya ingat menurun.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube An Nabawi TV, berikut penjelasan dr Cahyono tentang waktu tidur yang membuat pikun.

Tidur sendiri merupakan aktivitas yang diperlukan tubuh setelah melakukan kegiatan sehari-hari.

Bahkan secara medis ada jumlah waktu yang dianjurkan bagi seseorang untuk tidur.

Jika kurang dari jumlah tersebut, maka besar kemungkinan akan berpengaruh pada kesehatan.

Akan tetapi, ternyata juga ada waktu tidur yang tidak dianjurkan karena justru bisa membuat daya ingat menurun dan terjadinya pikun.

Tak selalu terjadi pada orang tua, pikun akibat pola tidur yang sembarangan ini juga bisa dirasakan oleh anak muda.

dr Cahyono kemudian menjelaskan bahwa tidur di pagi hari atau setelah subuh itu tak hanya memunculkan risiko diabetes.

Tetapi juga penyakit lainnya dapat muncul akibat kebiasaan tidur pagi setelah subuh.

"Tidur pagi itu bukan cuma meningkatkan risiko diabetes, tapi juga penyakit-penyatit yang lain," ungkap dr Cahyono.

dr Cahyono menyebutkan bagaimana Rasulullah mengingatkan bahwa tidur setelah subuh akan meningkatkan risiko pikun.

"Dan Rasulullah mengatakan, jika kita tidur setelah shalat subuh akan meningkatkan risiko pikun, gampang pikun," kata dr Cahyono.

Bukan tanpa alasan, tidur setelah subuh ini menurut dr Cahyono dapat membuat aliran darah ke otak sehingga gampang pikun dan lebih parahnya lagi meningkatkan risiko stroke.

"Gampang pikun, aliran darah ke otak tersumbat, jadi stroke penyakitnya," kata dr Cahyono.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT