News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Racun dalam Tubuh Minggat, Kaki dan Tangan Kebas Hilang, Badan Fit, dr Zaidul Akbar Beri Resep ini, Mudah kok Buatnya!

dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa untuk menghilangkan racun dalam tubuh, serta menghilangkan kaki dan tangan kebas yaitu dengan makan alpukat, kurma dan madu
Selasa, 8 Agustus 2023 - 21:47 WIB
Racun dalam Tubuh Minggat, Kaki dan Tangan Kebas Hilang, Badan Fit, dr Zaidul Akbar Beri Resep ini, Mudah kok Buatnya!
Sumber :
  • tim tvOnenews

Menurut dr. Zaidul Akbar yang harus diperhatikan itu adalah bagaimana menghentikan kebiasaan makan yang jelek. Karena memilih makanan yang jelek itu justru bikin sakit. 

"Begitu sakit malah banyak puasanya. Kita gak dibawain makanan bakso, gorengan, bakwan, nggak. Yang dibawain apa, buah," ujar dr. Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Zaidul Akbar menjelaskan bahwa sakit adalah cara Allah memberitahu kita bahwa tubuh sudah banyak racunnya. Racun emosi, yang menyebabkan terutama penyakit kronis degeneratif. 

"Yang paling dominan itu adalah racun hati itu racun emosi. Mulut kasar, itu racun. Akhlak tidak baik itu racun. Nggak pede, nggak tenang, was-was, su'udzan itu racun semnua, nggak ikhlas, nggak sabar," terang dr. Zaidul Akbar.

Untuk membersihkan racun di dalam tubuh, menurut Rasulullah adalah perbanyak istighfar, terutama kaum wanita, dan bersedekahlah kalian, itu adalah obatnya menurut penjelasan dr. Zaidul Akbar.

Sedangkan untuk menghilangkan kebas di kaki dan tangan jika berbicara secara kaidah mineral maka kaitannya dengan kekurangan mineral tertentu seperti kalium, magnesium. 

"Contohnya apa, mineral yang sebutkan itu, tadi alpukat, kurma, madu, ya itu juga bisa Anda asup," ujar dr. Zaidul Akbar.

Kemudian menurutnya, ada kaidah yang lain seperti kebas tangan dan kaki bisa muncul karena tubuhnya kurang lentur. Bisa jadi karena kurang olahraga, sehingga daerah-daerah otot sendi itu tidak lancar mengalirkan darah.

"Bisa dibantu dengan apa? Ya olahraga lah berenang, kalau bisa berenang. Jangan campur-campur ya. Kemudian berjemur juga bisa. Jalan juga bisa. 

"Kemudian yang ketiga urut, di massage, daerah-daerah itu juga bagus. Massage itu bagus untuk melancarkan aliran darah. Bekam juga bisa sebenarnya, pada titik-titik tertentu yang paham. Tapi bukan pada titik sendinya itu nggak," sambungnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena apa kesemutannya atau mungkin kebas-kebas itu di paha bagian bawah. Misalkan dia di paha itu dibekam, bisa sebelumnya nanti di urut dulu," terang dr. Zaidul Akbar.

(udn)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT