News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Odol Ternyata Gigi Bisa Putih Kinclong, Cuma Pakai Ini Saja Kata dr Zaidul Akbar, Dijamin Tak Ada Gigi Berlubang

Tak banyak yang tahu, hanya dengan satu bahan tanpa menggunakan pasta gigi ternyata dr Zaidul Akbar punya cara mudah untuk membuat gigi menjadi putih kinclong.
Jumat, 7 Juli 2023 - 05:30 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Kolase tvonenews

tvOnenews.com – Tanpa odol ternyata gigi bisa putih kinclong dan anti gigi berlubang, menurut dr Zaidul Akbar cuma pakai ini saja…

Tak banyak yang tahu, hanya dengan satu bahan tanpa menggunakan pasta gigi ternyata dr Zaidul Akbar punya cara mudah untuk membuat gigi menjadi putih kinclong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari kanal Youtube dr Zaidul Akbar Official, kebanyakan orang menggosok gigi dengan odol padahal dalam pasta gigi mengandung banyak bahan kimia.

dr Zaidul Akbar (sumber: kolase tvOnenews) 

“Ada yang pagi-pagi sikat gigi menggunakan odol. Pernah gak Anda berpikir isi odol tuh apa?” kata dr Zaidul Akbar. “Bahan kimia.”

Kesehariannya dr Zaidul Akbar membersihkan gigi dengan siwak. Namun jika harus memakai odol, ia hanya menggunakan sedikit.

“Kalau saya pagi-pagi kalau gak ada siwak, pakai odol sedikit saja. Cuma secuil,” tutur dr Zaidul Akbar.

Ternyata ia memiliki alasan sendiri mengurangi pemakaian pasta gigi.

“Kenapa saya pakai sedikit? Karena bahan kimia kecuali odol yang sehat,” ujar dr Zaidul Akbar.

Menurutnya odol yang sehat adalah yang tidak mengandung flouride, paraben, dan lain-lain.

“Ada odol sehat, gak ada flouride, paraben macam-macam,” jelas dr Zaidul Akbar. “Jadi odol sebesar biji jagung saya bagi dua itu cukup.”

Ia menjelaskan bahwa di dalam mulut manusia ada lebih dari 100 juta bakteri.

“Kalau banyak-banyak masalahnya di mulut kita aja ada 100 juta lebih bakteri. Maka Nabi SAW menganjurkan pakai siwak,” ungkap dr Zaidul Akbar.

Makanan bakteri ternyata adalah dari siwak.

“Siwak itu makanan bakteri tadi,” lanjutnya.

Dr Zaidul Akbar menyampaikan bahwa Nabi SAW menganjurkan penggunaan siwak setiap berwudhu.

“Jika tidak memberatkan umatku, maka sehabis wudhu wajiblah bersiwak,” kata dr Zaidul Akbar. “Wudhu lima kali sehari berarti lima kali kita ngasih makan bakteri.”

Selain itu, bersiwak juga dianjurkan sebelum melaksanakan salat.

“Ada hadist lagi kalau tidak memberatkan umatku maka bersiwak sebelum salat. Jadi 10 kan,” tutur dr Zaidul Akbar.

Namun, kebanyakan orang justru memilih odol atau pasta gigi dibandingkan siwak.

Bakteri dalam mulut pun menjadi tidak seimbang sehingga muncul berbagai masalah gigi, mulai dari karang gigi hingga gigi berlubang.

“Tapi sayangnya bakteri di mulut tidak seimbang karena terlalu banyak bahan kimia,” jelas dr Zaidul Akbar.

Selain odol, produk perawatan tubuh lainnya juga perlu diperhatikan karena mengandung kimia di antaranya sabun dan shampoo.

“Kimia yang masuk contohnya dari odol, saya belum cerita sabun, shampoo dan sebagainya,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, klik di sini.

(rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT